Hati-hati! Lezatnya Jeroan Saat Idul Adha Simpan Risiko Asam Urat dan Gangguan Ginjal
Rabu, 27 Mei 2026 19:34 WIB
Kabarmalam.com — Perayaan Hari Raya Idul Adha sering kali menjadi ajang ‘balas dendam’ bagi para pencinta kuliner untuk menyantap aneka olahan daging kurban dan jeroan. Mulai dari gurihnya sate hati, kenyalnya gulai kikil, hingga renyahnya paru goreng dan babat, semuanya seolah menjadi menu wajib yang sulit untuk ditolak di meja makan.
Namun, di balik cita rasanya yang memanjakan lidah, konsumsi jeroan secara berlebihan menyimpan ancaman serius bagi kesehatan tubuh. Organ dalam hewan ini memang mengandung nutrisi penting seperti zat besi, vitamin B12, dan protein. Sayangnya, jeroan juga merupakan gudang kolesterol, purin, dan lemak jenuh yang tinggi, yang jika dikonsumsi tanpa kontrol dapat memperberat kerja organ vital seperti hati dan ginjal.
Risiko Peningkatan Asam Urat
Pakar kesehatan dari Mayapada Hospital Jakarta Selatan, dr. Aru Ariadno, SpPD-KGEH, memperingatkan bahwa konsumsi jeroan yang tidak terkendali dapat memicu lonjakan kadar asam urat dalam darah. Penumpukan zat ini bukanlah perkara sepele karena dampaknya bisa merembet ke berbagai jaringan tubuh.
“Konsumsi jeroan yang berlebih itu akan menyebabkan gangguan, terutama peningkatan asam urat,” jelas dr. Aru dalam sebuah kesempatan bincang kesehatan. Beliau menambahkan bahwa ketika kadar asam urat melampaui batas normal, tubuh akan mulai merasakan dampak negatifnya, terutama pada bagian persendian dan saluran kemih.
Dari Nyeri Sendi Hingga Batu Ginjal
Lebih lanjut, dr. Aru menjelaskan bahwa akumulasi asam urat yang tinggi dapat menyebabkan kondisi yang dikenal sebagai arthritis gout atau radang sendi. Penderita biasanya akan merasakan nyeri hebat, pembengkakan, dan rasa panas pada area sendi. Namun, ancamannya tidak berhenti di situ saja.
Kesehatan organ fungsi ginjal juga ikut dipertaruhkan. Kadar asam urat yang terlalu tinggi dalam urine dapat mengkristal dan membentuk batu saluran ginjal. “Mulai dari arthritis gout, batu saluran ginjal karena batu asam urat, dan gangguan-gangguan artritis yang lain,” tambahnya.
Batu asam urat ini merupakan kristal keras yang terbentuk saat urine terlalu asam. Gejala yang muncul biasanya meliputi nyeri pinggang yang sangat tajam, rasa mual, hingga gangguan saat buang air kecil. Oleh karena itu, meskipun hidangan jeroan sangat menggoda, kebijaksanaan dalam mengatur porsi makan sangat diperlukan agar momen hari raya tetap ceria tanpa keluhan kesehatan di kemudian hari.