Brankas Berisi Emas 500 Gram Raib, Rumah YouTuber Bone Dibobol Maling Saat Salat Idul Adha
Rabu, 27 Mei 2026 20:34 WIB
Kabarmalam.com — Suasana khidmat perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, berubah menjadi duka mendalam bagi Herwin, seorang konten kreator yang populer dengan nama panggung Wa Nimbang. Di saat ia dan keluarganya tengah bersimpuh menunaikan ibadah di masjid, kediaman pribadinya justru disatroni kawanan perampok yang nekat beraksi di pagi buta.
Insiden pencurian di Bone ini terjadi di kawasan Lingkungan Bene, Kelurahan Lonrae, Kecamatan Tanete Riattang Timur, pada Rabu (27/5/2026). Pelaku diduga telah memantau situasi dan memanfaatkan celah waktu saat rumah ditinggal kosong oleh penghuninya untuk melaksanakan salat Id sekitar pukul 07.15 WITA.
Kerugian Fantastis Mencapai Rp 1,3 Miliar
Kasat Reskrim Polres Bone, AKP Alvin Aji Kurniawan, mengonfirmasi adanya laporan terkait tindak kriminalitas yang menimpa sang YouTuber. Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, pelaku berhasil menggasak harta benda dalam jumlah yang sangat signifikan dari dalam rumah korban.
“Betul, kami telah menerima laporan sekaitan pencurian dengan pemberatan yang dialami oleh korban, seorang aktor YouTube di Bone. Rumahnya dibobol saat yang bersangkutan sedang pergi melaksanakan salat Idul Adha,” ujar AKP Alvin saat memberikan keterangan kepada tim redaksi.
Data dari kepolisian menyebutkan bahwa pelaku berhasil membawa lari emas seberat 500 gram dan uang tunai senilai Rp 50 juta. Jika dikalkulasikan, total kerugian materiil yang dialami oleh Wa Nimbang mencapai angka fantastis, yakni sekitar Rp 1,3 miliar.
Kronologi Kejadian: Pelaku Mengincar Brankas
Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara menunjukkan bahwa pelaku melancarkan aksinya dengan masuk melalui pintu samping rumah. Tanpa membuang waktu, pelaku langsung menyasar brankas tempat penyimpanan barang berharga milik korban.
“Pelaku langsung mengambil brankas korban yang berisi emas dan uang tunai. Korban baru menyadari rumahnya telah diobrak-abrik sesaat setelah pulang dari masjid,” tambah Alvin menjelaskan kronologi kejadian tersebut.
Saat ini, pihak kepolisian terus melakukan penyelidikan intensif guna mengidentifikasi dan mengejar pelaku. Kasus ini menjadi alarm bagi masyarakat untuk tetap waspada dan memperketat keamanan hunian, terutama saat ditinggalkan dalam keadaan kosong. Berita Sulawesi Selatan ini pun kini menjadi perhatian luas bagi warga setempat.