Filosofi ‘Green Policing’: Wakapolda Riau Lepas Perwira Purnatugas dengan Kado Bibit Pohon
Senin, 25 Mei 2026 14:35 WIB
Kabarmalam.com — Suasana khidmat sekaligus penuh makna menyelimuti Aula Mapolda Riau pada Senin (25/5/2026). Ada pemandangan yang tak lazim namun menyentuh dalam prosesi pelepasan para perwira yang memasuki masa purna bakti kali ini. Bukan sekadar plakat atau cenderamata biasa, jajaran pimpinan Polda Riau memilih memberikan kado berupa bibit pohon sebagai simbol dedikasi yang tak boleh padam meski masa tugas secara administratif telah usai.
Simbol Keberlanjutan dan Pengabdian Tanpa Batas
Prosesi penyerahan kado istimewa ini dipimpin langsung oleh Wakapolda Riau, Brigjen Pol Hengki Haryadi. Dalam balutan suasana hangat, bibit pohon tersebut diserahkan kepada dua perwira yang telah mendedikasikan hidupnya bagi institusi, yakni Kompol Juniasti dan AKP Suherman Simanjuntak. Tidak hanya bagi mereka yang purnatugas, apresiasi serupa juga diberikan kepada Bripka Chandra P Sitinjak yang tengah merayakan hari lahirnya.
Brigjen Pol Hengki Haryadi, saat membacakan pesan khusus dari Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan, menekankan bahwa filosofi pohon adalah cermin dari sosok pelayan masyarakat. “Teruslah memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar, sebagaimana pohon yang hidup akan memberikan oksigen dan keteduhan bagi kelangsungan generasi mendatang,” ujar Hengki di hadapan para personel Polda Riau.
Menanam Kebaikan Lewat Narasi Ekologis
Inisiasi pemberian bibit pohon ini merupakan buah pemikiran Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan. Langkah ini bukan sekadar seremoni, melainkan upaya memperkuat tradisi baru di lingkungan kepolisian yang lebih peduli terhadap isu lingkungan hidup. Kapolda ingin menanamkan kesadaran bahwa tugas polisi tidak hanya menjaga ketertiban sosial, tetapi juga menjaga keseimbangan alam.
Menurutnya, setiap anggota jajaran Polri harus memiliki kepekaan ekologis di tengah ancaman perubahan iklim yang kian nyata. “Selama ini kita mungkin sudah bersikap adil kepada sesama manusia, namun seringkali kita lupa untuk bersikap adil terhadap alam. Menjaga lingkungan adalah bagian dari tugas suci kita dalam menjaga marwah institusi,” tegas Irjen Herry dalam pesan tertulisnya.
Melindungi Tuah, Menjaga Marwah
Dengan semangat ‘Melindungi Tuah, Menjaga Marwah’, gerakan green policing yang diusung Polda Riau ini diharapkan menjadi inspirasi bagi instansi lain. Bibit pohon yang dibawa pulang oleh para purnawirawan diharapkan dapat tumbuh besar di lingkungan tempat tinggal mereka masing-masing, menjadi pengingat abadi akan masa pengabdian yang pernah mereka lalui di korps Bhayangkara.
Aksi narasi ekologi ini mempertegas komitmen kepolisian di Bumi Lancang Kuning untuk terus menjadi pelopor dalam menjaga kelestarian alam, memastikan bahwa warisan kebaikan yang ditanam hari ini dapat dinikmati oleh anak cucu di masa depan.