Mengerikan, Petani Ini Tak Sadar Simpan Batu Kandung Kemih Seberat 1,3 Kg Selama Bertahun-tahun
Selasa, 26 Mei 2026 10:05 WIB
Kabarmalam.com — Sebuah kasus medis yang mencengangkan baru saja menghebohkan wilayah Longtang, Guangdong Barat, China. Seorang petani yang selama tiga tahun terakhir berjuang melawan rasa sakit saat buang air kecil, akhirnya harus menerima kenyataan pahit bahwa ada ‘harta karun’ berbahaya yang bersarang di dalam tubuhnya. Bukan sembarang benda, tim medis menemukan sebuah batu raksasa seberat 1,3 kilogram di dalam kandung kemih pria tersebut.
Kisah ini bermula ketika pria yang diidentifikasi dengan nama samaran Chen, mulai merasakan ketidaknyamanan yang luar biasa setiap kali ingin buang air kecil. Awalnya, Chen yang dikenal sebagai pekerja keras ini enggan memeriksakan diri ke dokter. Ia menduga bahwa rasa sakit dan frekuensi buang air kecil yang meningkat itu hanyalah gejala prostat biasa yang kerap menyerang pria di usia senja.
Bertahan dalam Kesakitan demi Pekerjaan
Ketakutan akan kehilangan waktu kerja dan biaya pengobatan membuat Chen memilih untuk mengonsumsi obat-obatan seadanya. Namun, alih-alih membaik, kondisi kesehatan pria ini justru kian merosot. Rasa sakit yang tak tertahankan membuatnya takut untuk bepergian jauh dari rumah. Tidurnya pun tak lagi nyenyak karena ia harus terjaga berkali-kali di malam hari hanya untuk mencoba kencing yang tak kunjung tuntas.
Setelah tiga tahun menderita dalam diam, Chen akhirnya menyerah pada rasa sakitnya dan memutuskan untuk mendatangi Departemen Urologi di Rumah Sakit Afiliasi Guangdong Medical University, Xuwen. Di sana, para dokter menemukan fakta yang jauh lebih mengerikan dari sekadar masalah prostat.
Temuan Medis yang Mengejutkan
Wakil Kepala Departemen Urologi, Dr. Lin Yuan, memimpin pemeriksaan tersebut dan terperangah saat melihat hasil rontgen pasiennya. Di dalam kandung kemih Chen, terdapat sebuah batu masif dengan panjang mencapai 13 cm dan lebar 10 cm. Beratnya yang mencapai 1,3 kg diperkirakan sebanding dengan ukuran dua kepalan tangan orang dewasa.
“Tekanan berkepanjangan pada dinding kandung kemih akibat batu raksasa ini sangat berbahaya dan bisa mengancam nyawa jika tidak segera ditangani,” jelas Dr. Lin Yuan. Tim bedah pun segera dibentuk untuk melakukan prosedur operasi khusus demi mengeluarkan batu kandung kemih tersebut.
- Batu tersebut memiliki berat 1,3 kilogram.
- Dimensi batu mencapai 13×10 cm.
- Telah mengendap selama lebih dari tiga tahun.
Penyesalan yang Terlambat
Setelah prosedur operasi yang rumit berhasil dilakukan, Chen akhirnya bisa bernapas lega dan terbebas dari penderitaan menahunnya. Namun, rasa penyesalan tetap membayangi pria tersebut. Kepada tim medis, ia mengaku sangat menyesal karena telah menunda pemeriksaan sejak awal gejala muncul.
“Seandainya saya datang berobat tiga tahun lalu, saya tidak akan menderita begitu banyak tanpa alasan,” ungkap Chen dengan nada lirih. Meski batu ini bukan yang terbesar yang pernah tercatat dalam sejarah medis dunia, para dokter mengonfirmasi bahwa ini adalah batu kandung kemih terbesar yang pernah ditangani di wilayah Guangdong.
Kasus ini menjadi peringatan keras bagi masyarakat untuk tidak mengabaikan tanda-tanda awal masalah ginjal atau saluran kemih. Deteksi dini dan penanganan medis yang tepat adalah kunci untuk menghindari komplikasi yang membahayakan nyawa.