Geger Ledakan di Pabrik Kimia PT MCCI Cilegon, Tim Inafis dan DLH Terjun ke Lokasi Kejadian
Senin, 25 Mei 2026 16:34 WIB
Kabarmalam.com — Suasana tenang di kawasan industri Cilegon, Banten, mendadak berubah menjadi ketegangan luar biasa setelah sebuah dentuman keras mengguncang pabrik kimia milik PT MCCI pada Senin (25/5/2026) siang. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 14.30 WIB ini tidak hanya mengejutkan para pekerja, tetapi juga memicu reaksi cepat dari aparat kepolisian setempat untuk melakukan penyelidikan mendalam di lokasi kejadian.
Kasat Reskrim Polres Cilegon, AKP Yoga Tama, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah mengerahkan personel untuk menyisir area pabrik guna mencari titik terang penyebab insiden tersebut. Bersama tim Inafis, kepolisian kini tengah melakukan serangkaian pemeriksaan teknis di tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan apakah ada unsur kelalaian atau faktor teknis lainnya.
“Kami baru saja tiba di lokasi dan sedang bersiap untuk masuk guna melakukan pengecekan awal secara menyeluruh. Tim sedang bekerja di lapangan,” ujar AKP Yoga Tama saat memberikan keterangan singkat mengenai langkah awal kepolisian.
Dampak dari ledakan pabrik ini ternyata dirasakan cukup luas oleh masyarakat sekitar. Faturrohmi, seorang warga yang bermukim sekitar 3 kilometer dari titik ledakan, menceritakan betapa mencekamnya atmosfer saat bunyi ledakan itu memecah kesunyian. Tak lama berselang, raungan sirine darurat terdengar bersahutan, disertai kepulan asap putih yang menyelimuti langit di atas pabrik.
“Suaranya sangat kencang, kebetulan saya sedang di rumah dan getarannya sangat terasa. Setelah ledakan, muncul bau menyengat yang sangat tajam, mirip aroma ban terbakar yang menyebar hingga ke wilayah Gerem,” tutur Faturrohmi dengan nada khawatir.
Merespons situasi tersebut, warga segera berkoordinasi dengan pihak berwenang. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cilegon, Sabri, menyatakan bahwa pihaknya telah menerjunkan tim khusus untuk memantau dampak lingkungan dan memastikan prosedur keamanan lingkungan tetap terjaga pasca-insiden.
Selain tim dari DLH, personel dari BPBD Cilegon juga telah disiagakan di lapangan. Melalui koordinasi dengan pihak kelurahan, langkah-langkah evakuasi mulai dilakukan bagi warga yang berada di zona risiko guna meminimalisir dampak paparan asap kimia yang terbawa angin. Hingga kini, pihak berwenang masih menunggu hasil investigasi resmi terkait kronologi lengkap dan dampak kerusakan yang ditimbulkan oleh peristiwa ini.