Ikuti Kami
kabarmalam.com

Insiden Mencekam di Jalur Cugenang: Bus Jurusan Kampung Rambutan Alami Kecelakaan, 20 Penumpang Dilarikan ke Puskesmas

Husnul | kabarmalam.com
Kamis, 21 Mei 2026 17:34 WIB
Insiden Mencekam di Jalur Cugenang: Bus Jurusan Kampung Rambutan Alami Kecelakaan, 20 Penumpang Dilarikan ke Puskesmas

Kabarmalam.com — Suasana tenang di kawasan Jalan Raya Puncak-Cugenang mendadak berubah menjadi kepanikan luar biasa. Sebuah Bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) yang melayani trayek Cianjur-Kampung Rambutan, Jakarta, terlibat dalam kecelakaan serius pada Kamis (21/5/2026). Insiden yang terjadi tepat di Desa Cibeureum, Kecamatan Cugenang ini menyebabkan sedikitnya 20 orang penumpang mengalami luka-luka.

Kronologi Benturan di Jalur Menurun

Berdasarkan informasi yang dihimpun tim redaksi di lapangan, peristiwa ini bermula saat bus dengan nomor polisi F 7669 WA tengah melaju dari arah Jakarta menuju Cianjur. Jalur yang dilalui dikenal memiliki tantangan tersendiri dengan kontur jalan menurun dan tikungan tajam yang menuntut kewaspadaan tinggi dari para pengemudi.

Baca Juga  Diplomasi di Istana Élysée: Prabowo dan Macron Pertegas Dukungan untuk Kemerdekaan Palestina

Nahas, saat memasuki kawasan Desa Cibeureum, bus tersebut kehilangan kendali dan menghantam bagian belakang truk bernomor polisi F 8138 WX yang melaju searah di depannya. Benturan keras tersebut memaksa bus keluar dari badan jalan hingga terperosok ke dalam parit di sisi kiri. Posisi kendaraan yang nyaris terguling menambah kengerian di lokasi kecelakaan bus tersebut.

Evakuasi Korban dan Penanganan Polisi

Pihak kepolisian segera bergerak cepat ke lokasi kejadian untuk mengamankan situasi dan membantu proses penyelidikan. Kanit Gakkum Polres Cianjur, Ipda Ahmad Prio Gunawan, mengonfirmasi bahwa beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun puluhan penumpang harus mendapatkan perawatan medis segera akibat luka yang diderita.

Baca Juga  Fakta di Balik Meninggalnya Balita di Cianjur: BGN Tegaskan Bukan Karena Program Makan Bergizi Gratis

“Korban jiwa tidak ada. Sekitar 20 orang luka-luka. Seluruh korban sudah dievakuasi ke puskesmas setempat untuk dilakukan penanganan medis. Personel kami masih berupaya mengevakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan,” jelas Prio saat memberikan keterangan resmi terkait kecelakaan tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, petugas masih bekerja ekstra untuk mengangkat badan bus dari parit guna memulihkan kelancaran arus lalu lintas di Jalur Puncak yang sempat terhambat. Kepolisian juga tengah melakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan, guna mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang.

Tentang Penulis
Husnul
Husnul