Ambisi Besar Daniel Mananta: Incar Medali di Cape Town Marathon hingga Tantangan Baru HYROX
Selasa, 19 Mei 2026 09:34 WIB
Kabarmalam.com — Sosok Daniel Mananta seolah tidak pernah kehabisan energi untuk menantang batas kemampuan fisiknya. Setelah bertahun-tahun konsisten menghiasi lintasan lari, presenter yang dikenal dengan gaya hidup bugar ini kini tengah bersiap menghadapi dua agenda besar sekaligus: mengejar medali di kancah internasional Afrika Selatan dan menjajal kompetisi hybrid fitness yang tengah viral, HYROX.
Perjalanan Daniel kali ini membawa misi yang cukup prestisius. Ia dijadwalkan terbang menuju Benua Hitam untuk berpartisipasi dalam ajang Cape Town Marathon. Keikutsertaannya bukan tanpa alasan, sebab ajang ini merupakan bagian dari ambisinya untuk mengoleksi medali dari seri Abbott World Marathon Majors yang kedelapan. “Besok gue bakal berangkat ke South Africa untuk Cape Town Marathon,” ungkap Daniel saat berbagi cerita mengenai persiapannya baru-baru ini.
Menjajal HYROX: Antara Santai dan Jiwa Kompetitif
Tak berhenti di aspal jalan raya, Daniel juga telah membidik agenda olahraga berikutnya setibanya di tanah air. Sekitar akhir Juni, ia berencana ikut ambil bagian dalam debut perdana HYROX di Indonesia. Meskipun kompetisi ini menuntut kombinasi kekuatan beban dan ketahanan kardio, Daniel awalnya sempat berniat untuk menjalaninya tanpa tekanan.
Namun, ia mengakui bahwa sifat kompetitif yang mendarah daging dalam dirinya sulit untuk diredam begitu sudah berada di arena. “Gue bilang mau santai-santai aja, tapi gue gak tahu bisa santai atau enggak. Gue orangnya kompetitif kan. Jadi kalau misalnya lagi tanding terus tiba-tiba di sebelah gue ada ibu-ibu yang kenceng, wah masa gue cari malu? Gak mau kalah dong,” ujarnya sembari tertawa ringan.
Strategi Maratoner di Arena Fitness
Menariknya, Daniel merasa latar belakangnya sebagai seorang maratoner justru menjadi kartu as saat menghadapi tantangan HYROX. Baginya, latihan beban atau strength training mingguan yang biasa ia lakukan untuk menunjang performa lari kini menjadi modal berharga. Ia bahkan melihat bagian lari dalam HYROX sebagai kesempatan untuk memulihkan tenaga di saat peserta lain mungkin mulai kelelahan.
“Semua pada bilang kalau lu udah marathoner, HYROX seharusnya gampang. Di saat orang lain yang ikut HYROX napasnya udah abis-abisan pas lari, gue justru bisa rileks di situ,” jelas Daniel. Kemampuan mengatur ritme jantung di lintasan lari diyakininya akan menjadi pembeda utama dalam kompetisi olahraga tersebut.
Penampilan Tetap Jadi Prioritas Utama
Di balik keringat dan latihan keras, Daniel Mananta tetaplah sosok yang sangat peduli dengan estetika. Baginya, tampil maksimal bukan hanya soal performa, tetapi juga soal gaya. Ia sangat memperhatikan keselarasan pakaian olahraga yang ia kenakan, terutama sepatu yang menurutnya harus senada dengan keseluruhan penampilan.
“Gue sangat perhatian banget sama apa yang gue pake. Sepatu gue harus sesuai dengan celana yang gue pake. Benar-benar banyak yang diusahakan untuk kelihatan tampil effortless,” pungkasnya. Bagi Daniel, tampil keren saat berolahraga adalah bentuk apresiasi diri sekaligus motivasi tambahan untuk menyelesaikan setiap garis finis dengan bangga. Tetap pantau berita selebriti dan tips kesehatan lainnya hanya di laman kami.