Kisah Perjuangan Sahriyah, Gadis Madura Berbrewok yang Berjuang Melawan Tumor Langka
Sabtu, 02 Mei 2026 18:35 WIB
Kabarmalam.com — Jagat maya baru-baru ini dikejutkan oleh sosok Sahriyah, seorang gadis berusia 23 tahun asal Madura yang memiliki ciri fisik tak biasa. Melalui akun Instagram pribadinya, @theycallmesaah, ia kerap membagikan kesehariannya saat merapikan brewok yang tumbuh lebat di wajahnya. Namun, di balik keunikan visual tersebut, tersembunyi sebuah perjuangan medis yang sangat menguras fisik dan mental.
Kondisi yang dialami Sahriyah secara medis dikenal sebagai hirsutisme, yakni pertumbuhan rambut yang berlebihan pada area yang biasanya hanya tumbuh pada pria. Gejala ini mulai ia rasakan sejak menginjak masa pubertas, tepatnya setelah ia mengalami siklus menstruasi pertamanya di usia 12 tahun. Seiring berjalannya waktu, bulu-bulu halus tersebut bermutasi menjadi jenggot yang semakin tebal.
Akar Masalah: Gangguan Hormon dan Tumor
Bukan sekadar persoalan estetika, kondisi fisik Sahriyah ternyata merupakan manifestasi dari gangguan kesehatan yang jauh lebih serius. Berdasarkan diagnosa medis, ia mengidap tumor pada kelenjar adrenal dan pituitari. Keberadaan tumor ini memicu lonjakan hormon testosteron dan aldosteron yang tidak terkendali dalam tubuhnya.
Dampak dari gangguan hormonal ini sangatlah nyata dan berbahaya. Selain perubahan fisik, Sahriyah sering kali harus dilarikan ke rumah sakit karena mengalami kelumpuhan mendadak akibat defisiensi kalium yang ekstrem. Ia menceritakan bagaimana tubuhnya sempat mengalami lumpuh total dari ujung kaki hingga kepala, sebuah pengalaman traumatis yang harus ia hadapi di usia muda.
Bertahan dengan Pengobatan Rutin dan Harapan Operasi
Selain ancaman kelumpuhan, Sahriyah juga harus bertarung dengan hipertensi atau tekanan darah tinggi yang sudah ia derita sejak kecil. Kondisi ini sering kali memicu sakit kepala hebat yang mengganggu aktivitasnya sehari-hari. Hingga saat ini, ia sangat bergantung pada rangkaian obat-obatan, mulai dari obat jantung hingga suplemen kalium, guna menjaga kondisi tubuhnya tetap stabil.
Meskipun tim medis telah merekomendasikan tindakan operasi pengangkatan tumor sebagai solusi permanen, Sahriyah mengakui bahwa kendala biaya masih menjadi hambatan besar. Saat ini, ia tengah fokus mengumpulkan dana agar bisa segera naik ke meja operasi. Melalui kisahnya yang viral, Sahriyah tidak hanya berbagi tentang keunikan fisiknya, tetapi juga memberikan edukasi mengenai pentingnya mengenali kondisi langka medis sejak dini agar mendapatkan penanganan yang tepat.