Ikuti Kami
kabarmalam.com

Menakar Sisi Sehat di Balik Gurihnya Ubi Cream Cheese yang Sedang Viral

Wahid | kabarmalam.com
Minggu, 17 Mei 2026 07:33 WIB
Menakar Sisi Sehat di Balik Gurihnya Ubi Cream Cheese yang Sedang Viral

Kabarmalam.com — Fenomena antrean panjang demi mencicipi seporsi ubi cream cheese belakangan ini seolah menjadi pemandangan lazim di berbagai pusat perbelanjaan. Banyak pemburu kuliner yang rela berdiri berjam-jam hanya untuk merasakan perpaduan manisnya ubi jalar dengan gurihnya krim keju. Namun, di balik popularitasnya yang melejit, muncul sebuah pertanyaan mendasar: apakah camilan ini benar-benar pilihan yang lebih sehat, atau sekadar tren semata?

Ubi vs Tepung: Pertarungan Nutrisi Makanan Penutup

Jika dibandingkan dengan dessert kekinian berbasis tepung terigu, ubi jalar memang memiliki keunggulan alami. Sebagai sumber karbohidrat kompleks, ubi kaya akan serat, vitamin A, dan antioksidan yang baik untuk tubuh. Hal inilah yang memberikan kesan bahwa ubi cream cheese adalah alternatif kudapan yang “lebih aman” bagi mereka yang mulai peduli pada kesehatan.

Baca Juga  Bukan Sekadar Makanan Kemasan, Ini 5 Produk yang Sering Keliru Dicap Sebagai UPF

Namun, aspek kesehatan ini tidak bisa dilihat hanya dari satu sisi. Masalahnya, ubi tidak disajikan sendirian. Kehadiran krim keju dan berbagai topping tambahan menjadi variabel penentu yang sangat besar dalam mengubah profil nutrisi makanan tersebut.

Topping: Antara Selera dan Kalori Tambahan

Hingga saat ini, belum ada standar baku mengenai cara penyajian ubi cream cheese. Alhasil, setiap gerai memiliki kreativitas masing-masing dalam menambahkan pemanis, mulai dari taburan keju ekstra, saus cokelat, hingga biskuit renyah. Variasi inilah yang membuat kadar kalori di dalamnya sulit untuk diprediksi secara pasti.

Penting untuk diingat bahwa ubi cream cheese tetap masuk dalam kategori makanan penutup, bukan pengganti menu makan utama. Menilai sehat atau tidaknya camilan ini sangat bergantung pada total asupan nutrisi yang masuk ke tubuh sepanjang hari. Jika konsumsinya tidak dibarengi dengan pola makan sehat secara keseluruhan, maka manfaat alami dari ubi bisa dengan mudah tertutup oleh tumpukan lemak jenuh dari krim keju yang berlebihan.

Baca Juga  Sering Diabaikan, Inilah Isyarat Tersembunyi Saat Tubuh Mulai Kekurangan Cairan

Menikmati Tanpa Rasa Bersalah

Bagi Anda yang sedang menjaga kadar gula darah atau sedang dalam program diet, kunci utamanya adalah moderasi. Tidak ada salahnya sesekali memanjakan lidah dengan camilan viral ini, asalkan porsinya tetap terjaga dan tidak berlebihan.

Pada akhirnya, tren kuliner akan terus berganti, namun kesadaran akan keseimbangan nutrisi tetap menjadi kunci utama. Menikmati ubi cream cheese bisa tetap menyehatkan asalkan kita bijak dalam memilih tambahan topping dan tetap rutin melakukan aktivitas fisik untuk menjaga kesehatan tubuh jangka panjang.

Tentang Penulis
Wahid
Wahid