Ikuti Kami
kabarmalam.com

Balasan Manis Keberanian Josepha: Ketua Komisi II DPR Hadiahkan Beasiswa Full ke China

Husnul | kabarmalam.com
Rabu, 13 Mei 2026 01:34 WIB
Balasan Manis Keberanian Josepha: Ketua Komisi II DPR Hadiahkan Beasiswa Full ke China

Kabarmalam.com — Keberanian Josepha Alexandra, siswi berbakat dari SMAN 1 Pontianak, dalam menyuarakan ketidakadilan akhirnya berbuah manis. Setelah video protesnya terkait pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI di Kalimantan Barat viral, Josepha justru mendapatkan apresiasi luar biasa dari Ketua Komisi II DPR RI, Rifqinizamy Karsayuda.

Politikus Partai NasDem tersebut tidak hanya menyampaikan permohonan maaf secara pribadi, tetapi juga menawarkan beasiswa pendidikan jenjang S1 ke China bagi Josepha. Langkah ini diambil Rifqinizamy sebagai bentuk kebanggaan atas integritas yang ditunjukkan oleh siswi kelas XI tersebut.

Sentuhan Emosional Antar Alumni

Dalam sebuah panggilan video yang diunggah melalui akun media sosial resminya, Rifqinizamy mengungkapkan rasa bangganya sebagai sesama alumni SMAN 1 Pontianak. Ia merasa terpanggil untuk meluruskan polemik yang sempat merugikan almamaternya di kancah nasional.

Baca Juga  Manokwari Diguncang Gempa Magnitudo 4,5, Getaran Terasa Nyata Hingga ke Dalam Rumah

“Saya anggota DPR-MPR sekarang satu-satunya alumni SMA Negeri 1 Pontianak yang jadi anggota DPR dan MPR di Jakarta. Saya minta maaf ya Josepha, kalau ada kesalahan dalam proses lomba cerdas cermat kemarin di tingkat final Kalimantan Barat,” ujar Rifqinizamy dengan nada tulus.

Hadiah Pendidikan dan Jaminan Karier

Tak tanggung-tanggung, tawaran yang diberikan Rifqinizamy mencakup seluruh biaya kuliah hingga tuntas di Negeri Tirai Bambu. Menariknya, tawaran tersebut juga dilengkapi dengan prospek karier yang cerah setelah lulus nanti.

“Kalau Josepha berkenan, Abang mau kasih beasiswa kuliah gratis ke China. Nanti tolong sampaikan ke orang tua. Begitu lulus dari SMA 1, Josepha akan Abang berikan beasiswa penuh di sana,” jelasnya. Ia juga menambahkan bahwa Josepha nantinya akan diprioritaskan untuk bekerja di berbagai perusahaan multinasional setelah menyelesaikan studinya.

Baca Juga  Lawan Premanisme di Tanah Abang, Kenneth DPRD DKI Desak Penerapan Parkir Cashless untuk Berantas Pungli

Klarifikasi Institusi dan Hikmah di Balik Polemik

Rifqinizamy menegaskan bahwa selain permintaan maaf pribadi, pihak MPR RI secara institusi juga akan memberikan klarifikasi resmi mengenai kekeliruan yang terjadi selama proses lomba. Ia mengajak Josepha dan masyarakat untuk mengambil hikmah dari peristiwa ini.

Bagi Rifqinizamy, Josepha telah menjadi “duta” yang membawa nama baik sekolah ke level nasional berkat keberaniannya bersikap jujur. Agenda pertemuan tatap muka di Jakarta pun telah direncanakan untuk membahas lebih lanjut mengenai masa depan pendidikan Josepha.

Kasus ini bermula dari adanya kekeliruan teknis dan pernyataan dari pihak penyelenggara LCC yang dinilai tidak profesional, hingga memicu reaksi keras di media sosial. Kini, polemik tersebut berakhir dengan jalan keluar yang inspiratif bagi dunia pendidikan Indonesia.

Baca Juga  Sportivitas SMAN 1 Pontianak: Pilih Mundur dari Final Ulang LCC MPR dan Dukung SMAN 1 Sambas
Tentang Penulis
Husnul
Husnul