Viral! Polisi Selidiki Aksi Penjambretan HP yang Menimpa Bocah di Lubang Buaya Jakarta Timur
Selasa, 12 Mei 2026 14:34 WIB
Kabarmalam.com — Aksi kriminalitas jalanan yang menyasar anak-anak kembali meresahkan warga Ibu Kota. Sebuah rekaman video amatir yang memperlihatkan detik-detik penjambretan telepon seluler (HP) di kawasan Lubang Buaya, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, mendadak viral di jagat maya dan memicu gelombang kecaman dari netizen.
Dalam cuplikan video yang diterima tim redaksi pada Selasa (12/5), terlihat seorang bocah perempuan tengah duduk santai di depan pagar sebuah rumah. Suasana yang semula tenang seketika berubah mencekam saat seorang pria pengendara sepeda motor mendekat secara perlahan. Tanpa ragu, pelaku langsung merampas ponsel dari genggaman korban dan memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi.
Kronologi Kejadian di Lubang Buaya
Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden penjambretan HP tersebut diperkirakan terjadi pada Senin (11/5) siang. Pelaku yang beraksi seorang diri itu tampak sudah mengincar korban yang sedang lengah. Setelah ponselnya digasak, bocah malang tersebut hanya bisa berteriak histeris dan menangis meminta pertolongan warga sekitar, namun pelaku sudah terlanjur melesat jauh.
Peristiwa ini menambah daftar panjang kasus kriminalitas di Jakarta Timur yang menyasar kelompok rentan. Pihak kepolisian pun bergerak cepat menanggapi keresahan masyarakat yang menyaksikan video tersebut di berbagai platform media sosial.
Penyelidikan Pihak Kepolisian
Menanggapi kejadian tersebut, Kanit Reskrim Polsek Cipayung, Iptu Edy Handoko, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah memonitor video viral itu. Meskipun hingga saat ini pihak keluarga korban belum melayangkan laporan resmi, polisi tetap mengambil langkah proaktif dengan melakukan penelusuran di lokasi kejadian.
“Anggota kami sudah turun ke lapangan untuk memonitor situasi. Namun, hingga saat ini memang belum ada LP (laporan polisi) yang dibuat oleh pihak korban,” ujar Edy saat dikonfirmasi oleh Kabarmalam.com.
Kendati demikian, Edy menegaskan bahwa proses penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku tetap berjalan. Polisi terus mengumpulkan bukti-bukti pendukung, termasuk mencari saksi dan memeriksa kemungkinan adanya rekaman CCTV lain di sekitar rute pelarian pelaku.
“Kami masih melakukan penyelidikan mendalam dan berupaya mengidentifikasi pelaku penjambretan tersebut,” pungkasnya. Kasus ini menjadi pengingat bagi para orang tua untuk lebih waspada dan tidak membiarkan anak-anak bermain gadget sendirian di pinggir jalan tanpa pengawasan orang dewasa.
Bagi masyarakat yang memiliki informasi tambahan mengenai keberadaan pelaku, diharapkan dapat segera melapor ke Polsek Cipayung atau kantor polisi terdekat guna membantu proses hukum lebih lanjut.