Ikuti Kami
kabarmalam.com

Pramono Anung Undang Presiden Prabowo Resmikan Wajah Baru Rasuna Said Bebas Tiang Monorel Juni Mendatang

Husnul | kabarmalam.com
Minggu, 03 Mei 2026 20:04 WIB
Pramono Anung Undang Presiden Prabowo Resmikan Wajah Baru Rasuna Said Bebas Tiang Monorel Juni Mendatang

Kabarmalam.com — Langkah nyata Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, dalam menata estetika dan infrastruktur ibu kota terus bergulir. Kali ini, wajah Jalan Rasuna Said yang selama bertahun-tahun terbebani oleh tiang-tiang monorel yang mangkrak, akhirnya bersiap menyambut era baru.

Transformasi Kawasan Kuningan dan Undangan untuk Presiden

Pramono Anung secara terbuka mengundang Presiden Prabowo Subianto untuk meresmikan kawasan Rasuna Said yang kini telah bersih dari bayang-bayang tiang monorel. Rencananya, seremonial peresmian tersebut akan digelar pada 22 Juni 2026 mendatang. Pengumuman ini disampaikan Pramono di sela-sela acara Pengukuhan Kepengurusan Ikatan Keluarga Kalimantan Barat (IKKB) di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, pada Minggu (3/5/2026).

Dalam pidatonya, Pramono menyinggung fenomena ‘ego pemimpin’ yang seringkali menjadi batu sandungan bagi keberlanjutan pembangunan di Indonesia. Menurutnya, transisi kepemimpinan seharusnya menjadi estafet pembangunan, bukan ajang untuk menghentikan program demi ego pribadi.

Baca Juga  Prabowo Tunjuk Jimly Asshiddiqie Benahi Polri, Ini Profil Sang Maestro Hukum!

“Salah satu kelemahan bangsa ini adalah ego pemimpinnya kebesaran. Begitu jadi pemimpin tidak mau melanjutkan apa yang belum selesai dari pemimpin-pemimpin sebelumnya. Ini yang harus diselesaikan,” tegas Pramono Anung di hadapan para hadirin.

Menuntaskan ‘Warisan’ Pemimpin Terdahulu

Pramono membuktikan ucapannya dengan merampungkan pembersihan tiang monorel di Rasuna Said, sebuah proyek yang sempat tertahan sejak era Gubernur Sutiyoso. Kini, tiang-tiang tersebut telah dipotong rapi, memberikan pemandangan kota yang lebih lega dan tertata. Langkah ini menjadi bukti bahwa komitmen pemerintah daerah melampaui batas-batas periode jabatan.

Selain masalah monorel, ia juga menyoroti kelanjutan proyek Rumah Sakit Sumber Waras yang sempat tersendat pada masa kepemimpinan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Dengan tuntasnya sengketa lahan, Pramono menargetkan pembangunan rumah sakit tersebut menjadi fasilitas kesehatan berstandar internasional.

Baca Juga  MenPAN-RB Rini Widyantini: Kualitas SDM Jadi Pondasi Utama Kesuksesan Program Hasil Terbaik Cepat

“Alhamdulillah sekarang persoalan tanahnya sudah selesai. Kita akan bangun menjadi rumah sakit internasional sehingga dengan demikian apa yang dulu digagas oleh Pak Ahok itu bisa kita jalankan,” tambahnya dengan nada optimis.

Integrasi Transportasi Jakarta International Stadium (JIS)

Sektor transportasi dan aksesibilitas menuju Jakarta International Stadium (JIS), yang dibangun pada era Anies Baswedan, juga menjadi prioritas utama. Pramono menyadari bahwa tanpa dukungan transportasi yang mumpuni, stadion megah tersebut tidak akan berfungsi maksimal bagi warga.

Sebagai solusi, ia menginisiasi pembangunan jembatan sepanjang 350 meter yang menghubungkan JIS langsung ke kawasan Ancol melalui kerja sama dengan Bank Tabungan Negara (BTN). Tidak hanya itu, berkat dukungan penuh dari Kementerian Perhubungan, sebuah stasiun KRL di bawah JIS telah rampung pembangunannya bulan ini.

Baca Juga  Arus Balik Memuncak Hari Ini! 26 Gardu Tol Cikatama Disiagakan, One Way Berlaku

“Stasiun KRL sudah bangun selesai pada bulan ini, sehingga masyarakat dari mana saja akan dengan sangat mudah untuk sampai di JIS,” pungkasnya. Dengan integrasi transportasi publik yang semakin matang, Jakarta terus bersiap menjadi kota global yang modern dan inklusif.

Tentang Penulis
Husnul
Husnul