Gandeng Selebriti, Polda Riau Gencarkan Program ‘Kampung Bersinar’ di Wilayah Pesisir Rokan Hilir
Senin, 13 Apr 2026 19:34 WIB
Kabarmalam.com — Dalam upaya memutus mata rantai peredaran gelap narkotika hingga ke akar rumput, Kepolisian Daerah (Polda) Riau meluncurkan inisiatif strategis bertajuk ‘Kampung Bersinar’ (Bersih Narkoba). Langkah nyata ini difokuskan di wilayah pesisir, tepatnya di Panipahan, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), yang menjadi garda terdepan dalam menjaga integritas generasi muda dari ancaman barang haram.
Tidak hanya mengandalkan pendekatan hukum yang kaku, Polda Riau membawa warna baru dalam sosialisasi kali ini. Kehadiran Duta Anti Narkoba nasional, Okan Cornelius dan Sandy Tumiwa, menjadi magnet tersendiri bagi warga setempat. Keduanya hadir untuk memberikan edukasi yang lebih humanis dan komunikatif kepada masyarakat, didampingi langsung oleh jajaran petinggi kepolisian, termasuk Dirbinmas Polda Riau Kombes Eko Budhi Purwono, Karorena Polda Riau Kombes Daniel Widya Mucharam, dan Kabid Humas Kombes Zahwani Pandra Arsyad.
Benteng Pertahanan di Wilayah Pesisir
Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, menegaskan bahwa pemilihan Panipahan sebagai pusat kegiatan bukanlah tanpa alasan. Sebagai wilayah yang berbatasan langsung dengan perairan, Panipahan memerlukan sistem pertahanan sosial yang kuat untuk menangkal masuknya narkoba. Melalui program ini, polisi ingin memastikan bahwa wilayah pesisir tetap kondusif dan masyarakat memiliki kesadaran kolektif untuk menolak segala bentuk peredaran narkotika.
“Antusiasme warga yang luar biasa hari ini adalah bukti nyata bahwa kepercayaan publik terhadap Polri semakin solid. Ini menjadi sinyal positif bahwa kolaborasi antara kepolisian dan elemen masyarakat terus terbangun dengan sangat baik,” ungkap Irjen Herry Heryawan dalam keterangan resminya.
Menyasar Generasi Emas melalui Jalur Pendidikan
Kampanye anti-madat ini juga merambah hingga ke bangku sekolah. Mulai dari jenjang SD, SMP, hingga SMA di kawasan Panipahan, para siswa tampak antusias menyimak pemaparan mengenai dampak buruk zat adiktif. Kapolda menekankan bahwa membentengi para pelajar sejak dini adalah kunci krusial dalam menyelamatkan masa depan bangsa.
Polda Riau berharap melalui edukasi bahaya narkoba yang masif di lingkungan pendidikan, para siswa tidak hanya menjadi objek perlindungan, tetapi juga agen perubahan yang berani menyuarakan perlawanan terhadap penyalahgunaan narkotika di lingkungan mereka.
Misi Pemulihan Situasi dan Penguatan Pelayanan
Selain fokus pada pencegahan narkoba, kegiatan ini juga berfungsi sebagai cooling down system guna mendinginkan suasana pasca-aksi demonstrasi yang sempat terjadi di wilayah Rokan Hilir beberapa waktu lalu. Camat Pasir Limau Kapas, Yahya Khan, menyambut hangat inisiatif ini dan berharap kehadiran para tokoh publik serta pejabat kepolisian dapat memberikan rasa tenang bagi masyarakat.
“Kami berharap kehadiran bapak-bapak dari Polda Riau ini menjadi penyejuk bagi warga dan menguatkan tekad kita bersama untuk menjadikan Panipahan sebagai daerah yang aman dan nyaman,” ujar Yahya Khan.
Sebagai langkah konkret penguatan pelayanan, Polda Riau juga memperkenalkan sosok Kapolsek Panipahan yang baru. Penempatan pejabat baru ini diharapkan mampu meningkatkan responsivitas kepolisian dalam menangani aduan masyarakat sekaligus mempersempit ruang gerak para pelaku kriminal di wilayah tersebut. Sinergi ini dipastikan akan berlanjut dengan patroli intensif dan pengawasan ketat di pintu-pintu masuk yang rawan penyelundupan.