Misteri Bayi di Toilet KA Sancaka: Polisi Sisir CCTV dan Buru Pelaku
Sabtu, 04 Jul 2026 23:03 WIB
Kabarmalam.com — Aparat kepolisian kini tengah bekerja ekstra keras untuk menguak tabir di balik penemuan sesosok bayi yang ditinggalkan di dalam toilet Kereta Api (KA) Sancaka 84B jurusan Yogyakarta-Surabaya. Kejadian yang memilukan ini memicu penyelidikan mendalam guna menemukan sosok yang tega membuang nyawa tak berdosa tersebut di tengah perjalanan kereta.
Kapolsek Banjarsari, Kompol Harno, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam. Saat ini, tim gabungan dari Satreskrim Polresta Solo dan Unit Reskrim Polsek Banjarsari telah dikerahkan untuk melakukan serangkaian langkah hukum. Fokus utama petugas adalah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan berbagai bukti yang mungkin tertinggal di lokasi.
Langkah Maraton Kepolisian
Dalam upaya mengungkap identitas pelaku, polisi juga mulai membedah rekaman kamera pengawas atau CCTV yang berada di stasiun-stasiun pemberhentian maupun di area sekitar stasiun. Koordinasi intensif dengan PT KAI Daop 6 Yogyakarta pun terus dilakukan demi melacak manifes penumpang dan pergerakan mencurigakan selama perjalanan KA Sancaka tersebut.
“Kami tengah melakukan pemeriksaan saksi-saksi dan mengumpulkan barang bukti di lapangan. Penelusuran rekaman CCTV menjadi salah satu kunci penting dalam penyelidikan polisi kali ini untuk mengungkap siapa sebenarnya orang yang tega meninggalkan bayi itu sendirian,” ungkap Kompol Harno dalam pernyataan resminya.
Kondisi Terkini Sang Bayi
Bayi malang tersebut pertama kali ditemukan oleh petugas kereta api sekitar pukul 07.20 WIB, Sabtu (4/7/2026), ketika rangkaian kereta tengah melaju kencang menuju Surabaya. Menyadari adanya bayi yang ditinggalkan tanpa perlindungan di ruang sempit toilet gerbong, petugas segera mengambil tindakan penyelamatan darurat agar kondisi fisik bayi tidak menurun.
Begitu kereta merapat di Stasiun Solo Balapan, bayi tersebut langsung dievakuasi dengan pengawalan ketat oleh petugas keamanan stasiun dan kepolisian. Beruntung, nyawa sang bayi berhasil diselamatkan. Saat ini, bayi malang tersebut tengah mendapatkan perawatan medis yang sangat intensif di RS Bhayangkara Solo guna memastikan kondisi kesehatan dan staminanya tetap stabil setelah mengalami trauma perjalanan.
Di sisi lain, kepolisian mengeluarkan imbauan kepada masyarakat luas. Siapa pun yang memiliki petunjuk sekecil apa pun, atau mungkin sempat melihat penumpang dengan gelagat mencurigakan membawa bayi di rute tersebut, diminta untuk segera melapor ke kantor polisi terdekat. Partisipasi publik sangat dibutuhkan agar kasus pembuangan bayi ini bisa segera terungkap dan pelaku dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum.