Aksi Sigap Brimob Polda Metro Jaya: Sisir Titik Rawan, Gagalkan Tawuran hingga Curanmor di Jabodetabek
Jumat, 26 Jun 2026 05:03 WIB
Kabarmalam.com — Langit malam Jakarta dan sekitarnya mungkin terlihat tenang bagi sebagian orang, namun bagi aparat kepolisian, kegelapan adalah waktu yang menuntut kewaspadaan ekstra. Guna memastikan keamanan malam tetap terjaga, jajaran Brimob Polda Metro Jaya secara intensif melakukan patroli berskala besar yang menyisir titik-titik rawan di wilayah Jakarta, Tangerang, hingga Bekasi.
Hasilnya tidak main-main. Dalam rangkaian operasi preventif tersebut, petugas berhasil meredam berbagai potensi gangguan kamtibmas, mulai dari aksi tawuran remaja, balap liar yang meresahkan, hingga penangkapan pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Kehadiran personel berseragam lengkap di lapangan menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam memberikan rasa aman bagi warga yang beristirahat maupun yang masih beraktivitas di jam-jam rawan.
Langkah Tegas di Tangerang: Dua Spesialis Curanmor Tak Berkutik
Ketegasan aparat bermula di wilayah Pinang, Kota Tangerang. Tim Kompi 1 Batalyon C Pelopor Satbrimob yang berkolaborasi dengan Polsek Pinang berhasil mengendus gerak-gerik mencurigakan dua pria saat melakukan pemeriksaan di Jalan Hartono Raya pada Kamis (25/6) dini hari.
Kecurigaan petugas terbukti benar. Setelah dilakukan penggeledahan, polisi menemukan sejumlah barang bukti yang identik dengan aksi pencurian motor, yakni kunci T dan kunci L. Kombes Henik Maryanto, Dansat Brimob Polda Metro Jaya, mengonfirmasi bahwa kedua terduga pelaku telah diserahkan ke pihak berwajib untuk penyelidikan lebih mendalam mengenai jaringan mereka.
Meredam Deru Balap Liar di Pulogadung
Tak hanya menyasar tindak kriminalitas berat, patroli ini juga menyasar fenomena balap liar yang kerap mengancam keselamatan pengguna jalan. Di kawasan Jalan Pemuda, Rawamangun, Jakarta Timur, tim gabungan mengamankan lima unit sepeda motor yang tidak dilengkapi dokumen resmi.
“Kami ingin memastikan masyarakat bisa beristirahat tanpa terganggu suara bising knalpot maupun risiko kecelakaan akibat balap liar. Langkah ini adalah tindakan preventif agar tidak ada nyawa yang melayang sia-sia di jalan raya,” tegas Kombes Henik dalam keterangannya.
Mencegah Pertumpahan Darah di Jakarta Utara dan Bekasi
Suasana mencekam sempat terasa di kawasan Tanjung Priok saat polisi menemukan sekelompok orang yang diduga kuat hendak melakukan aksi tawuran. Ketangkasan personel Kompi 4 Batalyon B Pelopor berhasil mengamankan lima orang berserta sebilah celurit tajam yang siap digunakan untuk melukai lawan.
Keberhasilan serupa juga tercatat di wilayah Sukatani, Kabupaten Bekasi. Di sana, petugas membubarkan kerumunan delapan remaja yang tengah bersiap melakukan bentrokan. Sejumlah senjata tajam, telepon genggam, hingga kendaraan roda dua turut disita sebagai barang bukti. Intervensi cepat ini diyakini telah mencegah pecahnya tawuran remaja yang bisa berdampak luas pada keamanan lingkungan sekitar.
Patroli Rutin Demi Rasa Aman Warga
Kombes Henik Maryanto menekankan bahwa patroli rayonisasi ini akan menjadi agenda rutin yang menyasar jam-jam krusial. Strategi ini diharapkan mampu menekan angka kriminalitas jalanan secara signifikan. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan segala bentuk aktivitas mencurigakan melalui layanan Call Center 110 yang beroperasi penuh selama 24 jam.
“Kehadiran kami di lapangan adalah pesan bagi para pelaku kejahatan bahwa tidak ada ruang bagi mereka untuk mengganggu ketertiban umum. Setiap temuan akan langsung kami tindak lanjuti sesuai prosedur hukum yang berlaku,” tutupnya.