Tindak Tegas Parkir Liar di Senopati, Sudinhub Jaksel Angkut Belasan Kendaraan dan Amankan ‘Pak Ogah’
Kamis, 25 Jun 2026 19:04 WIB
Kabarmalam.com — Kawasan Senopati dan Gunawarman di Kebayoran Baru kembali menjadi sasaran operasi penertiban lalu lintas. Langkah tegas ini diambil oleh Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Selatan menyusul maraknya keluhan masyarakat terkait parkir liar yang kerap memicu kemacetan parah di wilayah elite tersebut.
Dalam operasi gabungan yang digelar pada Kamis (25/6/2026) siang, petugas tidak main-main dalam menegakkan aturan. Sebanyak delapan unit sepeda motor dan satu unit mobil terpaksa diangkut menggunakan mobil derek karena terbukti melanggar aturan parkir. Operasi yang berlangsung intensif mulai pukul 13.30 hingga 15.30 WIB ini merupakan respon cepat atas berbagai laporan warga serta unggahan yang sempat viral di media sosial mengenai semrawutnya arus kendaraan di sana.
Pendekatan Persuasif Sebelum Penindakan Tegas
Kepala Sudinhub Jakarta Selatan, Bernard Pasaribu, menjelaskan bahwa pihaknya tetap mengedepankan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang humanis namun tetap tegas. Sebelum melakukan tindakan derek, petugas di lapangan terlebih dahulu berupaya mencari pemilik kendaraan guna memberikan kesempatan untuk memindahkan kendaraannya secara mandiri.
“Sesuai SOP, kami menanyakan dulu siapa pemiliknya agar segera dipindahkan. Namun, jika dalam waktu lebih dari 10 menit kendaraan tersebut tidak juga digeser dari area terlarang, maka langkah tegas berupa penindakan langsung kami lakukan di tempat,” ujar Bernard saat memberikan keterangan resmi kepada awak media.
Belasan Motor Kena Sanksi ‘Cabut Pentil’
Selain kendaraan yang diangkut ke pangkalan Sudinhub Jaksel, petugas juga memberikan sanksi administratif di tempat bagi para pelanggar lainnya. Tercatat, sebanyak 17 unit sepeda motor harus rela kehilangan pentil bannya setelah petugas melakukan tindakan pengempesan ban secara paksa karena kedapatan parkir di trotoar maupun bahu jalan.
Tak hanya fokus pada kendaraan bermotor, tim gabungan yang terdiri dari personel TNI, Brimob, Polres, hingga Satpol PP ini juga mengamankan seorang penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) atau yang akrab disapa ‘pak ogah’. Kehadiran juru parkir liar ini dinilai turut berkontribusi terhadap kacaunya arus lalu lintas dan seringkali meresahkan pengguna jalan yang melintas.
Operasi ini dipimpin langsung oleh jajaran pimpinan Sudinhub Jakarta Selatan bersama Camat Kebayoran Baru. Bernard menekankan bahwa fungsi trotoar harus dikembalikan sepenuhnya kepada hak pejalan kaki, dan badan jalan tidak boleh disalahgunakan untuk kepentingan pribadi maupun pelaku usaha secara ilegal.
Pengawasan Intensif di Jantung Gaya Hidup Jakarta Selatan
Sudinhub Jakarta Selatan berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan secara berkala dan konsisten di kawasan ini. Mengingat Senopati dan Gunawarman telah menjadi pusat gaya hidup dan kuliner populer di Jakarta, mobilitas kendaraan yang tinggi memerlukan perhatian ekstra guna menjaga ketertiban umum dan kenyamanan bersama.
“Kami mengimbau kepada masyarakat serta para pemilik usaha di sepanjang jalan ini untuk selalu mematuhi aturan penertiban lalu lintas yang berlaku. Kami tidak akan segan-segan melakukan tindakan jika imbauan persuasif kami diabaikan demi menjaga kelancaran jalan bagi semua pihak,” tutup Bernard.