Aksi Nekat Pengamen di Bekasi: Santai Genjreng Gitar Sambil Bakar Pagar Rumah Warga
Kamis, 25 Jun 2026 18:34 WIB
Kabarmalam.com — Sebuah rekaman video yang memperlihatkan aksi tidak terpuji tiga orang pengamen di kawasan Jatiwaringin, Pondok Gede, Kota Bekasi, mendadak viral dan memicu keresahan warga. Tanpa rasa bersalah, mereka nekat membakar pagar rumah salah satu penghuni hanya karena merasa kesal tidak diberi uang recehan.
Insiden yang terjadi pada Selasa sore sekitar pukul 16.30 WIB tersebut terekam jelas oleh kamera pengawas. Dalam video yang beredar luas di jagat maya, terlihat bagaimana salah satu pelaku dengan tenang menyulut api di bagian fiber pagar, sementara rekannya yang lain tetap asyik memainkan gitar, seolah-olah apa yang mereka lakukan adalah hal yang wajar.
Motif Sepele Berujung Tindakan Anarkis
Pihak kepolisian bergerak cepat menanggapi kejadian viral ini. Kasie Humas Polres Metro Bekasi Kota, AKP Suparyono, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah mengamankan salah satu pelaku yang terlibat dalam aksi pembakaran tersebut. Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, motif di balik tindakan nekat ini murni karena rasa sakit hati.
“Benar, ada beberapa pengamen yang mendatangi rumah korban. Salah satunya membakar kertas lalu ditempelkan ke fiber pagar depan rumah,” ungkap Suparyono saat memberikan keterangan resmi. Ia juga menambahkan bahwa pelaku merasa emosi karena pemilik rumah tidak memberikan uang saat mereka mengamen di depan pagar tersebut.
Satu Pelaku Berhasil Diringkus Polisi
Berbekal laporan warga dan bukti rekaman yang ada, tim opsnal langsung melakukan perburuan. Tak butuh waktu lama, polisi berhasil meringkus salah satu tersangka berinisial AFH (20) di kediamannya. Pemuda tersebut kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum dan telah dibawa ke Polsek Pondok Gede untuk pengusutan lebih lanjut.
Aksi anarkis ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi kasus kriminal di lingkungan sekitar. Warga setempat yang melihat kobaran api di pagar rumah korban sempat bahu-membahu memadamkan api sebelum merembet lebih luas. Hingga saat ini, polisi masih terus mendalami keterlibatan dua pelaku lainnya yang masih dalam pencarian guna menuntaskan perkara gangguan ketertiban umum ini.