Ikuti Kami
kabarmalam.com

Indonesia Bersinar di Panggung Global: Tiga Inovasi Pelayanan Publik Raih Penghargaan PBB 2026

Husnul | kabarmalam.com
Kamis, 25 Jun 2026 21:35 WIB
Indonesia Bersinar di Panggung Global: Tiga Inovasi Pelayanan Publik Raih Penghargaan PBB 2026

Kabarmalam.com — Kabar membanggakan datang dari Tbilisi, Georgia, di mana kreativitas dan dedikasi anak bangsa dalam sektor pemerintahan kembali diakui dunia. Dalam ajang bergengsi United Nations Public Service Awards (UNPSA) 2026, Indonesia sukses memborong tiga penghargaan sekaligus melalui berbagai terobosan pelayanan publik yang dinilai transformatif dan berdampak luas bagi masyarakat.

Sorotan utama tertuju pada inovasi bertajuk ‘Berdaya Srikandi oleh Srikandi’ dari Kota Parepare yang berhasil keluar sebagai pemenang utama dalam kategori Gender-responsive Public Services. Selain gelar juara tersebut, dua inovasi lainnya yakni Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) milik BPKP serta aplikasi MAGMA Indonesia dari Kementerian ESDM, turut mengharumkan nama bangsa dengan meraih predikat Honourable Mention di kategori masing-masing.

Dominasi Indonesia di Tengah Persaingan Ketat Global

Keberhasilan ini bukanlah hal sepele. Ajang UNPSA 2026 diikuti oleh lebih dari 700 usulan inovasi dari 62 negara di seluruh dunia. Dari ratusan peserta tersebut, hanya 12 inovasi terbaik yang terpilih untuk mendapatkan penghargaan. Indonesia secara luar biasa berhasil mengamankan tiga slot dari total dua belas penghargaan yang tersedia.

Baca Juga  Menanti Keadilan bagi Andrie Yunus: Sidang Tuntutan 4 Prajurit TNI Ditunda hingga Awal Juni

Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Purwadi Arianto, yang mendampingi langsung para inovator di Georgia, mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian ini. Menurutnya, kemenangan ini menjadi bukti sahih bahwa kualitas reformasi birokrasi di Indonesia kini sudah sejajar dengan standar internasional.

“Ini adalah kado indah untuk Indonesia. Pengakuan dunia ini menunjukkan bahwa pelayanan publik kita tidak hanya sekadar mengikuti tren, tetapi benar-benar hadir memberikan solusi yang inklusif, akuntabel, dan berbasis teknologi tepat guna,” ujar Purwadi dalam siaran resminya.

Profil Inovasi: Dari Pemberdayaan Perempuan hingga Mitigasi Bencana

Tiga inovasi yang mendapatkan apresiasi dari PBB ini menyentuh berbagai aspek krusial dalam kehidupan bernegara:

  • Berdaya Srikandi oleh Srikandi (Kota Parepare): Lahir sejak 2017, program ini fokus memberdayakan perempuan pesisir melalui ekonomi kreatif. Dengan melibatkan lulusan perguruan tinggi lokal sebagai fasilitator, inovasi ini sukses menekan angka kemiskinan dan meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga di Parepare.
  • Siskeudes (BPKP): Sebuah sistem transformasi digital yang mengawal pengelolaan keuangan desa secara transparan. Siskeudes memastikan setiap rupiah dana desa dikelola dengan standar baku yang akuntabel, mulai dari perencanaan hingga pelaporan elektronik.
  • MAGMA Indonesia (Kementerian ESDM): Sebuah platform mitigasi bencana geologi yang menyajikan data quasi-realtime terkait aktivitas gunung api, gempa bumi, hingga tsunami. Aplikasi ini menjadi garda terdepan dalam memberikan rekomendasi teknis demi keselamatan masyarakat di daerah rawan bencana.
Baca Juga  Arus Balik Memuncak Hari Ini! 26 Gardu Tol Cikatama Disiagakan, One Way Berlaku

Konsistensi Prestasi di Mata Dunia

Capaian tahun 2026 ini memperpanjang daftar prestasi Indonesia di ajang UNPSA. Sebelumnya, Indonesia pernah meraih peringkat pertama pada 2018 lewat sistem EDAT dari Teluk Bintuni dan tahun 2019 melalui PetaBencana.id oleh BNPB. Konsistensi ini menunjukkan bahwa inovasi Indonesia terus tumbuh subur di berbagai kementerian dan lembaga pemerintah.

Kementerian PANRB berharap momentum ini dapat menjadi pemicu bagi instansi pemerintah lainnya untuk tidak berhenti berkreasi. Inovasi bukan lagi sekadar pelengkap administratif, melainkan kunci utama dalam menciptakan pelayanan yang adaptif terhadap perkembangan zaman dan tantangan global yang semakin kompleks.

Penghargaan diserahkan langsung oleh perwakilan tinggi PBB, Li Junhua, dan Menteri Kehakiman Georgia, HE Paata Salia, kepada para pemimpin delegasi Indonesia, termasuk Wali Kota Parepare Tasming Hamid, serta perwakilan dari BPKP dan Badan Geologi Kementerian ESDM.

Baca Juga  MenPAN-RB Rini Widyantini: Kualitas SDM Jadi Pondasi Utama Kesuksesan Program Hasil Terbaik Cepat
Tentang Penulis
Husnul
Husnul