Drama di Balik Antrean BBM: Emak-emak di Kotawaringin Barat Terlibat Aksi Saling Cakar
Jumat, 26 Jun 2026 03:03 WIB
Kabarmalam.com — Teriknya matahari siang di kawasan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, seketika berubah menjadi keriuhan yang tak terduga. Sebuah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang biasanya tertib, mendadak menjadi arena perselisihan panas antara dua orang wanita yang tengah mengantre bahan bakar pada Kamis siang kemarin.
Kronologi Kericuhan di Jalur Subsidi
Insiden yang menghebohkan warga sekitar ini bermula dari adu mulut yang terjadi di tengah antrean panjang kendaraan. Kedua perempuan tersebut diduga kehilangan kesabaran saat menunggu giliran untuk mengisi BBM subsidi jenis Pertalite. Suasana yang awalnya hanya sekadar saling lempar kata-kata pedas, dengan cepat berujung pada kontak fisik yang agresif.
Para pengunjung SPBU yang berada di lokasi sempat terpaku melihat aksi saling cakar di antara keduanya. Beberapa pengendara lain yang berada di barisan belakang terpaksa menghentikan aktivitas mereka. Meski beberapa warga bergegas mencoba melerai, emosi yang sudah terlanjur memuncak membuat keributan sulit diredam dalam waktu singkat.
Kesaksian Warga di Lokasi Kejadian
Menurut keterangan salah satu saksi mata, Nardi, yang saat itu juga sedang berada di area SPBU, dirinya tidak mengetahui secara pasti apa pematik awal dari pertikaian tersebut. Namun, pemandangan saling dorong hingga aksi fisik sudah terjadi begitu saja di depan mata para pengantre.
“Kami hanya melihat mereka awalnya cekcok, lalu tiba-tiba saja sudah saling dorong dan cakar-cakaran. Soal apa penyebab pastinya, kami kurang tahu, tapi sepertinya karena masalah antrean,” ungkap Nardi saat memberikan kesaksian terkait peristiwa tersebut.
Kericuhan ini sempat menyebabkan arus antrean BBM subsidi di SPBU tersebut tersendat. Banyak pengendara yang melambatkan laju kendaraannya karena penasaran dengan tontonan gratis yang terjadi di tengah jalur pengisian. Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi lebih lanjut mengenai apakah kedua belah pihak memilih untuk menempuh jalur damai atau melaporkan kejadian ini ke pihak berwajib.
Dampak Psikologis Antrean Panjang
Fenomena keributan di SPBU akibat perebutan antrean memang bukan sekali ini saja terjadi. Tekanan psikologis akibat menunggu lama di bawah cuaca yang panas seringkali menjadi faktor pemicu mudahnya masyarakat tersulut emosi. Kejadian di Kotawaringin Barat ini menjadi pengingat bagi para pengguna jalan untuk tetap mengedepankan kesabaran dan etika saat berada di fasilitas umum guna menghindari kericuhan di SPBU yang merugikan banyak pihak.