Aksi Simpatik Sambut Presiden: Pemkab Bangkalan Borong Dagangan PKL Alun-Alun
Selasa, 23 Jun 2026 09:34 WIB
Kabarmalam.com — Kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto ke Kabupaten Bangkalan tidak hanya membawa agenda kenegaraan yang krusial, tetapi juga menyisakan cerita hangat bagi para pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Alun-Alun. Demi memastikan protokol keamanan tetap terjaga tanpa mematikan rezeki rakyat, Pemerintah Kabupaten Bangkalan mengambil inisiatif dengan memborong seluruh makanan dan minuman pedagang untuk dibagikan secara gratis kepada masyarakat.
Langkah ini diambil menyusul adanya aturan sterilisasi di area Alun-Alun Bangkalan yang diproyeksikan sebagai lokasi pendaratan helikopter rombongan kepresidenan. Alih-alih sekadar meminta pedagang meliburkan diri, pemerintah daerah memilih solusi yang saling menguntungkan agar perputaran ekonomi kecil tetap terjaga di tengah momentum bersejarah tersebut.
Prioritas Keamanan dan Kenyamanan Publik
Pj Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, menjelaskan bahwa kebijakan memborong dagangan PKL adalah bentuk empati pemerintah terhadap para pelaku usaha yang terdampak penutupan sementara area publik. Keamanan menjadi alasan fundamental di balik sterilisasi kawasan pendaratan udara tersebut.
“Pertimbangan utamanya adalah faktor keselamatan. Saat helikopter mendarat, tekanan udara yang dihasilkan sangat kuat. Kita mengkhawatirkan perlengkapan dagangan para PKL bisa terbawa angin dan membahayakan proses pendaratan maupun warga di sekitar,” ujar Lukman dalam keterangan tertulisnya, Senin (22/6).
Sesuai jadwal, Presiden Prabowo akan tiba di Bangkalan pada hari Selasa setelah menyelesaikan agenda di Kabupaten Sampang. Helikopter kepresidenan direncanakan mendarat di sisi utara Alun-Alun Bangkalan, yang kemudian dilanjutkan dengan perjalanan darat menuju lokasi utama acara.
Menuju Puncak Agenda Munas Alim Ulama
Kehadiran Presiden Prabowo di Bangkalan bertujuan untuk menghadiri penutupan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama yang dipusatkan di Kampus Institut Agama Islam Syaichona Moh. Cholil. Penataan kawasan kota pun dilakukan secara maksimal guna menjamin kelancaran mobilitas tamu negara.
Meski ada penyesuaian lokasi berdagang, para PKL tetap diberikan ruang di sepanjang rute yang akan dilewati iring-iringan Presiden. Strategi ini diharapkan dapat menjaga antusiasme warga sekaligus memberikan pengalaman berkesan bagi masyarakat yang ingin melihat langsung pemimpin mereka.
“Kami ingin memastikan bahwa kehadiran Bapak Presiden membawa manfaat nyata. Dengan skema ini, para pedagang tetap mendapatkan penghasilan, masyarakat bisa menikmati konsumsi gratis, dan agenda kenegaraan berjalan tertib,” tambah Lukman. Ia pun berharap rangkaian kunjungan ini dapat memberikan dampak positif bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Bangkalan secara berkelanjutan.