Aksi Dramatis Pengejaran Maling Motor di Lampung: Pelaku Nekat Terjun ke Jurang 10 Meter demi Lolos
Senin, 15 Jun 2026 02:34 WIB
Kabarmalam.com — Sebuah drama pengejaran pelaku tindak kriminal pecah di jalanan Kabupaten Lampung Barat. Demi menghindari sergap petugas, seorang pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) melakukan aksi nekat dengan menerjunkan diri ke dalam jurang sedalam 10 meter setelah aksinya dipergoki warga dan aparat kepolisian.
Insiden menegangkan ini bermula di wilayah Kecamatan Way Tenong pada Sabtu (13/6). Ketenangan akhir pekan warga terusik saat Asir Rudin (34) mendapati sepeda motor kesayangannya sedang berusaha dibawa kabur oleh orang tak dikenal tepat di depan kediamannya sendiri. Sontak, suasana yang semula tenang berubah menjadi gaduh.
Kronologi Kegagalan Aksi Pencurian
Tanpa ragu, korban langsung berteriak histeris meminta pertolongan warga sekitar. Teriakan tersebut rupanya cukup untuk membuat nyali kedua pelaku ciut. Panik karena massa mulai berkumpul, para pelaku segera memacu langkah untuk melarikan diri, meninggalkan motor curian tersebut begitu saja di lokasi kejadian demi menyelamatkan diri masing-masing.
Pihak kepolisian dari Polres Lampung Barat yang menerima laporan cepat segera bergerak melakukan penyekatan di berbagai titik strategis. Strategi ini terbukti efektif. Hanya berselang 15 menit setelah laporan diterima, petugas berhasil mengendus keberadaan kedua pelaku saat mereka melintasi kawasan Fajar Bulan dengan kecepatan tinggi.
Pengejaran Berakhir di Dasar Jurang
Aksi kejar-kejaran bak film laga pun terjadi hingga memasuki Pekon Simpang Sari, Kecamatan Sumber Jaya. Terdesak oleh kepungan petugas dan kehilangan kendali atas laju kendaraannya, kedua pelaku akhirnya terjatuh ke area tebing curam dan terperosok ke dalam jurang dengan kedalaman mencapai 10 meter.
Kasatreskrim Polres Lampung Barat, Iptu Rudy Prawira, menegaskan bahwa medan yang sulit tidak menyurutkan langkah timnya untuk melakukan penangkapan. “Anggota kami tetap melakukan pengejaran meskipun pelaku masuk ke area jurang. Ini adalah bentuk komitmen nyata kami dalam merespons cepat setiap kasus kriminalitas yang meresahkan masyarakat,” tegasnya.
Dari upaya pengepungan yang melelahkan tersebut, polisi berhasil mengamankan salah satu pelaku bernama Hendra bin Bunyamin, yang tercatat sebagai warga Kampung Tanjung Ratu Ilir, Kabupaten Lampung Tengah. Namun, rekan setimnya yang diidentifikasi bernama Obi Erlangga berhasil menghilang di balik rimbunnya pemukiman warga dan saat ini masih diburu oleh Tim Tekab 308.
Pihak kepolisian menghimbau masyarakat agar selalu waspada dan meningkatkan sistem pengamanan kendaraan untuk mencegah potensi pencurian sepeda motor di lingkungan sekitar. Saat ini, pelaku yang tertangkap tengah menjalani pemeriksaan intensif guna mengungkap jaringan mereka lebih luas.