Titik Terang Pemulihan Mees Hilgers: Kembali Merumput Bersama Skuad Garuda Pasca Badai ACL
Selasa, 02 Jun 2026 10:34 WIB
Kabarmalam.com — Angin segar berhembus di tengah persiapan intensif tim nasional Indonesia. Sosok bek tangguh, Mees Hilgers, terlihat kembali menginjakkan kaki di rumput hijau Stadion Madya, Jakarta. Kehadirannya di tengah Skuad Garuda menjadi pemandangan yang menyejukkan, mengingat sang pemain sedang dalam misi besar untuk bangkit dari bayang-bayang cedera panjang.
Meski belum mendapatkan panggilan resmi dari pelatih John Herdman, kehadiran Hilgers di sesi latihan kali ini merupakan bagian krusial dari program rehabilitasi pasca-operasi Anterior Cruciate Ligament (ACL) yang dijalaninya. Mengenakan jersey latihan kebanggaan merah-putih, Hilgers tampak berusaha mengejar ketertinggalan fisiknya.
Sinyal Positif dari Ketua BTN
Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, mengonfirmasi bahwa keterlibatan Hilgers adalah langkah penting untuk mengembalikan mental dan kondisi fisiknya. Dalam bincang singkat di pinggir lapangan pada Senin (1/6/2026), Sumardji mengungkapkan antusiasme sang pemain.
“Memang Mees sudah cukup lama absen dari rutinitas tim. Saya sempat berdiskusi dengannya tadi; dia terlihat sangat bahagia bisa kembali, meskipun kita semua tahu statusnya masih dalam masa pemulihan,” ujar Sumardji kepada awak media. Ia juga menambahkan harapan besar agar kondisi fisik pemain Timnas Indonesia tersebut terus menunjukkan progres signifikan tanpa ada hambatan baru.
Menakar Durasi Pemulihan Cedera ACL
Sebagaimana diketahui, badai cedera menghantam Hilgers pada November 2025 saat ia tengah menjalani sesi latihan bersama klubnya di Belanda, FC Twente. Cedera ACL dikenal sebagai momok bagi atlet profesional karena memerlukan ketelatenan tinggi dalam proses penyembuhannya.
Merujuk pada data medis dari Cleveland Clinic, masa pemulihan total dari cedera ligamen lutut anterior ini umumnya memakan waktu antara enam hingga sembilan bulan. Namun, bagi atlet yang berlaga di level kompetitif tinggi, waktu tersebut bisa lebih panjang. Hal ini dikarenakan standar keamanan fisik yang ketat guna menghindari risiko cedera berulang (re-injury) saat terjadi benturan keras di lapangan.
Menariknya, Hilgers menunjukkan tanda-tanda pemulihan yang lebih cepat dari prediksi awal. Jika sebelumnya ia sempat melakukan latihan mandiri pada Maret 2026, kini ia sudah mulai berintegrasi dengan lingkungan tim nasional. Meski demikian, tim medis tentu tidak akan terburu-buru untuk menurunkannya dalam pertandingan kompetitif.
Penantian Panjang Sang Bek Tangguh
Publik sepak bola tanah air tentu sangat merindukan aksi Hilgers di lini pertahanan. Catatan statistik dari Soccerway menunjukkan bahwa laga kompetitif terakhir yang dijalani Hilgers terjadi cukup lama, yakni saat FC Twente melakoni laga uji coba melawan Qarabaq pada 11 Juli 2025.
Proses panjang yang dilalui Hilgers sejak operasi hingga kembali ke lapangan latihan adalah bukti profesionalisme dan tekad kuatnya. Bagi pendukung setia Skuad Garuda, kembalinya Hilgers ke lapangan bukan sekadar soal teknis permainan, melainkan suntikan moral bagi tim yang tengah menatap berbagai agenda krusial di masa depan.