Ikuti Kami
kabarmalam.com

Kakorlantas Izinkan Sirine ‘Tot-Tot’ Kembali Berbunyi, Langkah Strategis Urai Kepadatan di Tol

Husnul | kabarmalam.com
Senin, 01 Jun 2026 18:04 WIB
Kakorlantas Izinkan Sirine 'Tot-Tot' Kembali Berbunyi, Langkah Strategis Urai Kepadatan di Tol

Kabarmalam.com — Di tengah kebijakan moratorium penggunaan lampu rotator dan sirine yang masih berlaku ketat, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri memberikan dispensasi khusus bagi jajaran Patroli Jalan Raya (PJR). Suara khas ‘tot-tot wuk-wuk’ kini diizinkan kembali memecah keheningan di lintasan bebas hambatan, namun dengan misi yang sangat spesifik: mengurai simpul kepadatan lalu lintas.

Kakorlantas Polri, Irjen Agus Suryonugroho, menegaskan bahwa meski pembekuan penggunaan rotator secara umum tetap berjalan, pengecualian diberikan kepada petugas PJR yang sedang menjalankan tugas patroli di jalan tol. Langkah ini diambil bukan tanpa alasan, melainkan sebagai instrumen vital untuk menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas), terutama pada jam-jam krusial.

Baca Juga  Tragedi Kecelakaan di Tol Paspro: Gus Hilman Alami Patah Kaki, Dua Staf Meninggal Dunia

Dispensasi demi Kewaspadaan Pengendara

Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Irjen Agus saat memantau dinamika arus balik libur panjang di kawasan Gadog, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Menurutnya, kehadiran sirine dan rotator berfungsi sebagai pengingat psikologis bagi para pengguna jalan agar tetap waspada dan disiplin di jalurnya.

“Dalam Rakernis beberapa waktu lalu, saya memang menginstruksikan agar penggunaan tot-tot dan sirine tetap dibekukan. Namun, khusus untuk patroli di jalan tol, saya berikan izin untuk mengaktifkannya kembali,” ujar Irjen Agus di sela-sela peninjauan arus balik pada Senin (1/6/2026).

Izin khusus ini diharapkan mampu menekan angka kecelakaan dengan cara mengingatkan pengendara yang sering kali melampaui batas kecepatan atau nekat menggunakan bahu jalan secara ilegal. Suara sirine dari kendaraan patroli dinilai efektif menjadi alarm visual dan auditif bagi masyarakat di tengah kelelahan saat berkendara jarak jauh.

Baca Juga  Antisipasi Lonjakan Wisatawan, Satlantas Polres Bogor Siagakan 180 Personel di Jalur Puncak dan Sentul

Menertibkan Truk dan Menjaga Arus Balik

Salah satu fokus utama dari pengaktifan kembali alat pemberi isyarat suara ini adalah untuk menertibkan kendaraan besar. Irjen Agus mencontohkan, penggunaan sirine sangat membantu petugas dalam mengarahkan truk-truk bermuatan besar agar tetap konsisten berada di jalur kiri, sehingga tidak menghambat laju kendaraan kecil di jalur cepat.

Penerapan strategi ini terlihat nyata saat petugas mengelola kepadatan arus dari arah Puncak menuju Jakarta. Melalui kehadiran patroli yang dinamis dan proaktif, titik-titik kemacetan dapat diantisipasi lebih dini sebelum terjadi penumpukan yang parah.

Hingga penghujung masa libur panjang ini, Kakorlantas memastikan bahwa situasi di berbagai ruas utama seperti Tol Trans Jawa, jalur menuju Cikupa, hingga Trans Sumatera masih dalam kondisi aman dan terkendali. Berkat kesiagaan personel di lapangan, fatalitas kecelakaan selama periode ini berhasil ditekan secara signifikan.

Baca Juga  Berita Duka: Mantan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia, Jenazah Akan Disemayamkan di Cikeas

“Laporan dari para Dirlantas di berbagai wilayah menunjukkan situasi yang cukup terkendali. Kami pastikan anggota selalu hadir di lapangan untuk melayani masyarakat. Sejauh ini, tidak ada kejadian menonjol yang mengganggu stabilitas arus balik,” pungkas Irjen Agus dengan nada optimis.

Tentang Penulis
Husnul
Husnul