Revolusi Deteksi Dini: Teknologi PET-CT dan SPECT-CT Hadir di Jakarta dengan Standar Keamanan Tinggi
Jumat, 29 Mei 2026 22:36 WIB
Kabarmalam.com — Di tengah pesatnya perkembangan dunia medis, ketakutan akan paparan radiasi masih menjadi momok bagi banyak pasien saat dihadapkan pada pilihan prosedur diagnostik tingkat lanjut. Padahal, akurasi dalam mengenali sel abnormal di dalam tubuh adalah kunci utama keberhasilan pengobatan. Menjawab tantangan tersebut, teknologi kedokteran nuklir terkini kini hadir di Jakarta untuk menawarkan solusi yang tidak hanya presisi, tetapi juga jauh lebih aman bagi tubuh.
Melangkah Lebih Jauh dengan Kedokteran Nuklir
Hadirnya teknologi PET-CT (Positron Emission Tomography-Computed Tomography) dan SPECT-CT (Single Photon Emission Computed Tomography) menandai babak baru dalam deteksi kanker dan berbagai penyakit kronis lainnya di Indonesia. Melalui metode pencitraan ini, dokter dapat melihat melampaui anatomi fisik, hingga ke tingkat aktivitas seluler dan metabolisme organ tubuh.
dr. Lim Andreas, Sp.KN, spesialis kedokteran nuklir dari Mayapada Hospital Jakarta Selatan, menjelaskan bahwa teknologi ini memungkinkan pemantauan kondisi jaringan secara menyeluruh. Hal ini mencakup penentuan stadium kanker, deteksi penyebaran penyakit yang tersembunyi, hingga evaluasi sejauh mana tubuh merespons terapi yang sedang dijalani.
“Perkembangan teknologi pencitraan ini membantu kami memperoleh gambaran kondisi pasien dengan kualitas yang jauh lebih tajam, sehingga diagnosis dan evaluasi terapi dapat dilakukan secara lebih tepat sasaran,” ungkap dr. Lim dalam sebuah pernyataan resmi.
Keunggulan Generasi Terbaru: Cepat dan Minim Radiasi
Salah satu terobosan besar yang dihadirkan melalui layanan PET-CT Scan dan SPECT-CT Scan di Mayapada Hospital Jakarta Selatan (MHJS) adalah penggunaan perangkat generasi terbaru. Alat ini dirancang khusus untuk meminimalkan paparan radiasi (low radiation) tanpa mengurangi kualitas gambar yang dihasilkan. Hal ini menjadi kabar baik bagi pasien yang memerlukan pemeriksaan medis berulang dalam jangka waktu tertentu.
Selain aspek keamanan, efisiensi waktu juga menjadi fokus utama. Dengan fitur fast scan time, waktu yang dihabiskan pasien di dalam mesin menjadi lebih singkat. Kecepatan ini secara signifikan meningkatkan kenyamanan, terutama bagi pasien yang memiliki kondisi fisik lemah atau mereka yang merasa klaustrofobia.
Pendekatan Holistik dalam Perawatan Kanker
Tidak hanya mengandalkan perangkat canggih, layanan ini terintegrasi erat dalam ekosistem Nuclear Medicine and Molecular Imaging yang terhubung langsung dengan Oncology Center. Di sinilah konsep Comprehensive Cancer Care diimplementasikan secara nyata. Penanganan pasien tidak dilakukan secara individu, melainkan melalui kolaborasi tim dokter multidisiplin yang tergabung dalam Tumor Board.
Dalam perjalanan pengobatannya, pasien juga akan didampingi oleh seorang Patient Navigator. Peran ini sangat vital untuk memastikan pasien mendapatkan arahan yang jelas di setiap tahapan, mulai dari proses skrining awal, pembacaan hasil evaluasi, hingga penyusunan rencana terapi yang dipersonalisasi. Langkah ini sejalan dengan komitmen dalam memberikan layanan yang penuh empati dan responsif terhadap kebutuhan pasien.
Akses Layanan dan Konsultasi
Bagi masyarakat yang mengutamakan gaya hidup sehat dan ingin melakukan deteksi dini secara akurat, layanan ini sudah dapat diakses dengan mudah. Konsultasi dengan dokter spesialis kedokteran nuklir menjadi langkah awal yang sangat disarankan untuk mendapatkan pemahaman mendalam mengenai kebutuhan diagnostik masing-masing individu.
Informasi lebih lanjut serta pendaftaran dapat diakses melalui Call Center resmi atau aplikasi MyCare. Melalui platform digital tersebut, pasien juga dapat memanfaatkan berbagai fitur kesehatan tambahan untuk memantau indikator kebugaran tubuh secara mandiri, seperti detak jantung dan indeks massa tubuh (BMI), guna menjaga kualitas hidup yang lebih baik.