Refleksi Idul Adha 1447 H, Hardiyanto Kenneth: Saatnya Meruntuhkan Sekat Sosial di Jakarta
Rabu, 27 Mei 2026 21:04 WIB
Kabarmalam.com — Momentum spiritual Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah menjadi pemantik penting bagi penguatan solidaritas di tengah dinamika masyarakat metropolitan yang kian kompleks. Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan, Hardiyanto Kenneth, menegaskan bahwa esensi ibadah kurban tahun ini harus dimaknai melampaui ritual semata, melainkan sebagai wujud nyata pengorbanan dan kepedulian sosial.
Pria yang akrab disapa Bang Kent ini memandang bahwa nilai-nilai keikhlasan dan ketaatan yang terkandung dalam Hari Raya Idul Adha sangat relevan dengan tantangan kehidupan berbangsa saat ini. Sebagai wakil rakyat, ia merefleksikan perayaan ini sebagai pengingat bahwa setiap amanah yang diemban di DPRD DKI Jakarta harus dilaksanakan dengan penuh ketulusan demi kepentingan masyarakat luas.
“Idul Adha bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan pelajaran berharga tentang arti pengorbanan demi kemaslahatan yang lebih besar. Ini adalah tentang keteguhan hati kita dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan di ibu kota,” ujar Kenneth dalam keterangannya pada Rabu (27/5/2026).
Menurut Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta tersebut, nilai pengorbanan menjadi fondasi penting bagi warga Jakarta yang majemuk. Di tengah isu kesenjangan sosial dan arus individualisme perkotaan, semangat berbagi daging kurban menjadi simbol bahwa kesejahteraan masyarakat harus dirasakan secara merata, tanpa memandang latar belakang sosial.
“Pesan kuat dari Idul Adha adalah bagaimana kita meruntuhkan sekat-sekat sosial melalui semangat solidaritas. Jakarta butuh fondasi sosial yang kokoh agar tetap harmonis di tengah keragaman yang ada,” lanjut sosok yang juga menjabat sebagai Ketua IKAL (Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas RI) PPRA Angkatan LXII tersebut.
Lebih lanjut, Hardiyanto Kenneth menekankan bahwa kemajuan sebuah kota tidak boleh hanya diukur dari deretan gedung pencakar langit atau kemegahan infrastruktur fisik. Ia percaya bahwa kekuatan sejati sebuah peradaban kota terletak pada empati dan gotong royong antarwarganya.
“Saya meyakini masyarakat yang tangguh dibangun oleh nilai kemanusiaan yang kuat. Oleh karena itu, toleransi dan sikap saling membantu harus terus kita rawat bersama,” imbuhnya.
Menutup pernyataannya, Kenneth menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah kepada seluruh umat Islam, khususnya bagi warga Jakarta. Ia berharap semangat keikhlasan ini menginspirasi semua pihak untuk terus mengabdi dan memberikan manfaat terbaik bagi sesama.
“Mari jadikan momentum ini untuk mempererat persaudaraan dan membangun Jakarta yang lebih adil, humanis, serta sejahtera bagi seluruh warganya,” pungkasnya.