Transformasi Nyata Pelayanan Haji 2026: Andre Rosiade Puji Dedikasi Petugas yang Fokus Melayani
Senin, 25 Mei 2026 01:33 WIB
Kabarmalam.com — Di tengah pelaksanaan ibadah haji tahun 2026, sebuah testimoni positif datang dari Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI. Anggota Timwas Haji, Andre Rosiade, memberikan apresiasi tinggi terhadap perubahan signifikan dalam kualitas pengabdian para petugas haji Indonesia yang dinilai jauh lebih sigap dan profesional dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Dalam rapat kerja Timwas Haji DPR bersama Pemerintah yang digelar di Al Qim’ma Hall, Makkah, Arab Saudi, Minggu (24/5/2026), Andre menyoroti pergeseran paradigma yang terjadi di kalangan petugas. Menurutnya, komitmen petugas tahun ini patut diacungi jempol karena mereka benar-benar memprioritaskan bantuan kepada jemaah haji di atas kepentingan pribadi.
Perubahan Kultur dan Paradigma Melayani
“Kita melihat sebuah perubahan besar. Tidak ada lagi petugas yang berangkat dengan niat utama untuk ikut berhaji sendiri, melainkan niat tulus untuk melayani para tamu Allah. Ini adalah poin krusial yang sangat kami apresiasi,” tegas Andre di hadapan peserta rapat.
Politisi tersebut mengungkapkan bahwa peningkatan kualitas layanan haji ini merupakan buah manis dari sistem pelatihan dan pendidikan kilat (diklat) yang lebih ketat. Andre yang sudah beberapa kali mengikuti pengawasan haji merasakan betul perbedaan atmosfir kerja di lapangan saat ini.
Bandingkan dengan Masa Lalu
Ia tidak segan membandingkan kondisi sekarang dengan pengalaman pahit di masa lalu. Dahulu, banyak jemaah yang kebingungan mencari arah setelah keluar dari area Jamarat, namun sulit mendapatkan bantuan karena oknum petugas yang kurang responsif.
“Dulu, saya menyaksikan sendiri jemaah kelelahan tapi petugasnya malah asyik berkumpul dan merokok, kerjanya tidak jelas. Tapi sekarang, berkat arahan dari Kementerian Haji, kultur itu berhasil diubah total. Petugas saat ini lebih proaktif menjemput bola dalam membantu kesulitan jemaah,” lanjutnya.
Apresiasi untuk Petugas di Lapangan
Bagi Andre, dedikasi petugas yang rela menghabiskan waktu dan energinya demi memastikan kenyamanan ibadah haji orang lain adalah hal yang luar biasa. Transformasi ini dianggap sebagai lompatan besar dalam manajemen haji Indonesia.
“Saya meyakini bahwa sistem kita sudah berubah ke arah yang lebih baik. Kehadiran petugas yang benar-benar melayani adalah bentuk nyata dari tanggung jawab negara terhadap keselamatan dan kenyamanan warganya di tanah suci,” pungkas Andre Rosiade dengan nada optimis.