Update Kondisi Depok: Banjir Bojongsari Berangsur Surut, Penanganan Longsor Limo Dikebut
Selasa, 19 Mei 2026 15:35 WIB
Kabarmalam.com — Warga di kawasan Bojongsari, Kota Depok, kini bisa sedikit bernapas lega setelah genangan air yang sempat merendam pemukiman mereka perlahan mulai surut. Musibah musiman ini dipicu oleh meluapnya debit air di Kali Angke akibat kiriman air dari hulu di wilayah Bogor.
Kepala Bidang Penanggulangan Bencana (PB) Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Depok, Denny Romulo Hutauruk, mengonfirmasi bahwa situasi di lapangan telah terkendali. Berdasarkan pantauan personel di Kelurahan Duren Mekar, titik banjir Depok dilaporkan telah surut sepenuhnya sejak pukul 09.15 WIB, Selasa (19/5/2026).
Dampak Luapan Kali Angke
Sebelumnya, tinggi muka air (TMA) di perumahan tersebut sempat menyentuh angka 70 sentimeter, ketinggian yang cukup untuk melumpuhkan aktivitas warga. Wilayah terdampak mencakup area yang cukup luas di lingkungan RW 05, yang meliputi RT 02, 03, 04, 05, 06, 10, hingga RT 12.
“Total ada sekitar 350 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak oleh luapan air ini. Namun, petugas kami sudah memastikan kondisi di lokasi kini sudah aman untuk dibersihkan,” ungkap Denny dalam keterangannya kepada tim Kabarmalam.
Ancaman Longsor di Meruyung
Selain masalah banjir, cuaca ekstrem juga memicu insiden longsor di titik lain, tepatnya di aliran Kali Tiga Putra, Kelurahan Meruyung, Kecamatan Limo. Dinding penahan tanah atau turap beton di lokasi tersebut ambrol karena tidak kuat menahan pergerakan tanah yang jenuh akan air.
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Depok bergerak cepat dengan menerjunkan Satuan Tugas (Satgas) untuk melakukan penanganan darurat. Kerusakan turap dilaporkan mencapai panjang 15 meter dengan kedalaman hingga 5 meter.
“Kondisi turap memang sudah mulai rapuh, sehingga saat struktur tanah bergerak, materialnya langsung luruh ke tempat yang lebih rendah,” tulis akun resmi @dinaspupr_depok yang dipantau Kabarmalam.
Langkah Mitigasi dan Perbaikan
Sebagai langkah antisipasi agar longsor tidak meluas dan mengancam pemukiman di sekitarnya, petugas saat ini tengah memasang beronjong batu sebagai penahan sementara. Material turap yang hancur juga dibersihkan agar tidak menyumbat aliran sungai yang dapat memicu genangan baru.
Warga diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem susulan, mengingat topografi beberapa wilayah di Depok yang rawan terhadap pergerakan tanah dan luapan sungai kiriman.