Ikuti Kami
kabarmalam.com

Prabowo Subianto Pastikan Program Makan Bergizi Gratis Terus Melaju, Beri Peringatan Keras Soal Penyelewengan

Wahid | kabarmalam.com
Senin, 18 Mei 2026 16:34 WIB
Prabowo Subianto Pastikan Program Makan Bergizi Gratis Terus Melaju, Beri Peringatan Keras Soal Penyelewengan

Kabarmalam.com — Presiden Prabowo Subianto memberikan sinyal kuat bahwa salah satu pilar kebijakan strategisnya, yakni makan bergizi gratis (MBG), tidak akan goyah dan dipastikan terus berjalan. Namun, di balik optimisme tersebut, Kepala Negara menyelipkan peringatan tegas bagi seluruh pihak yang terlibat agar menjaga integritas dan menutup rapat celah kecurangan dalam pelaksanaannya.

Dalam sebuah pidato yang penuh penekanan pada agenda Panen Raya Jagung dan Groundbreaking 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri di Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026), Presiden Prabowo menegaskan bahwa kedisiplinan internal adalah kunci utama keberhasilan program ini. Ia menyadari adanya laporan mengenai riak-riak penyelewengan yang muncul di lapangan, terutama dari satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG).

Komitmen Tanpa Kompromi Terhadap Integritas

“MBG akan kita teruskan, tapi kita harus tertibkan ke dalam. Tidak boleh ada penyelewengan dalam bentuk apa pun,” ujar Prabowo dengan nada lugas. Bagi sang Presiden, program ini bukan sekadar janji politik, melainkan investasi jangka panjang untuk kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Baca Juga  Bukan Sekadar Gerak, Intensitas Olahraga Ini Terbukti Ampuh Cegah 8 Penyakit Kronis

Prabowo memandang bahwa program makan bergizi memiliki efek domino yang luar biasa bagi kesejahteraan rakyat. Selain memastikan kecukupan nutrisi bagi anak-anak dan kelompok rentan, kebijakan ini dirancang untuk menjadi motor penggerak ekonomi di akar rumput. Melalui integrasi dengan program Koperasi Merah Putih, MBG diharapkan mampu menghidupkan kembali denyut nadi ekonomi di desa-desa nelayan dan komunitas petani.

Sinergi Pertanian dan Ketahanan Pangan Nasional

Presiden juga memaparkan visi besarnya mengenai kedaulatan pangan yang saling bertaut. Menurutnya, kebutuhan protein hewani, karbohidrat, serta komoditas strategis seperti jagung dan beras akan terus dijaga suplainya melalui penguatan sektor ketahanan pangan nasional.

“Produksi pangan di Indonesia akan aman karena ketersediaan karbohidrat dan protein yang kita kelola sendiri. Jagung menjadi sangat strategis sebagai pakan ternak kita. Dengan begitu, kedaulatan kita terjaga dan terus diamankan,” tambahnya di hadapan para petani dan aparat penegak hukum yang hadir.

Baca Juga  Gaya Hidup di Garis Depan: Militer AS Habiskan 950 Ribu Galon Kopi Selama Operasi di Iran

Filosofi Prajurit: Logistik Adalah Nyawa

Menariknya, Prabowo sempat berbagi sisi humanis dan nostalgia masa tugasnya sebagai komandan tempur di TNI. Ia mengibaratkan pengelolaan pangan negara seperti memimpin operasi militer di medan laga. Baginya, urusan perut tidak bisa ditawar jika ingin memenangkan sebuah perjuangan.

Ia menceritakan bagaimana seorang prajurit tidak hanya sibuk memeriksa amunisi atau peluru sebelum berangkat bertempur, tetapi juga menghitung dengan teliti stok beras yang tersedia. Durasi dan keberhasilan sebuah misi sangat bergantung pada ketersediaan logistik pangan. Filosofi inilah yang kini ia bawa ke dalam tata kelola pemerintahan, di mana pangan menjadi pondasi utama kekuatan sebuah bangsa.

Dengan langkah-langkah yang terukur, Presiden Prabowo berharap produksi pangan nasional dapat terus tumbuh seiring dengan pengawasan ketat terhadap distribusi program MBG, agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh mereka yang paling membutuhkan tanpa tergerus oleh praktik korupsi.

Baca Juga  Misi Artemis II Kembali ke Bumi: Mengupas Dampak Ekstrem Radiasi dan Mikro-Gravitasi pada Tubuh Astronot
Tentang Penulis
Wahid
Wahid