Ikuti Kami
kabarmalam.com

Waspada Risiko Kekambuhan! Inilah Mengapa Pemantauan Pasca Kanker Lewat PET-CT Scan Begitu Krusial

Wahid | kabarmalam.com
Senin, 04 Mei 2026 17:04 WIB
Waspada Risiko Kekambuhan! Inilah Mengapa Pemantauan Pasca Kanker Lewat PET-CT Scan Begitu Krusial

Kabarmalam.com — Menyelesaikan rangkaian panjang terapi kanker, mulai dari operasi bedah, sesi kemoterapi yang melelahkan, hingga radioterapi, tentu membawa angin segar bagi pasien dan keluarga. Namun, dalam dunia medis, fase pasca-pengobatan bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan babak baru dalam pemantauan yang sangat krusial. Pasalnya, risiko kembalinya sel kanker atau kekambuhan tetap menjadi ancaman nyata yang harus diwaspadai sejak dini.

Melampaui Pemeriksaan Biasa: Membaca Sinyal Biologis Sel Kanker

Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi tenaga medis setelah pasien dinyatakan selesai menjalani pengobatan adalah mendeteksi keberadaan sel kanker yang mungkin masih bersembunyi. Seringkali, metode pemantauan konvensional hanya mampu melihat perubahan fisik atau struktur tubuh. Sayangnya, pada tahap awal kekambuhan, sel-sel jahat ini terkadang belum menunjukkan perubahan fisik yang signifikan, sehingga sulit terdeteksi oleh alat standar.

Di sinilah peran vital teknologi kedokteran nuklir, khususnya PET-CT Scan. Berbeda dengan pemindaian biasa, PET-CT Scan mampu memetakan aktivitas biologis di dalam tubuh secara mendalam. Teknologi ini memungkinkan dokter untuk mengidentifikasi sel-sel yang aktif secara metabolisme, meskipun ukuran jaringannya belum mengalami perubahan bentuk yang mencolok.

Baca Juga  Kisah Shenina Cinnamon Berjuang Lawan Hyperemesis Gravidarum: Saat Kehamilan Menjadi Ujian Fisik yang Berat

Eksplorasi Teknologi PET-CT Scan Menurut Ahli

Pentingnya deteksi dini melalui pemantauan rutin ditegaskan oleh dr. Lim Andreas, Sp.KN, seorang spesialis kedokteran nuklir dari Mayapada Hospital Jakarta Selatan. Ia menjelaskan bahwa teknologi ini memberikan pandangan yang jauh lebih akurat mengenai efektivitas terapi yang telah dilakukan.

“Melalui teknologi ini, tim medis dapat memastikan apakah sel kanker masih aktif atau telah benar-benar nonaktif, bahkan saat ukurannya secara fisik belum terlihat oleh kasat mata. Hal ini menjadi kunci dalam deteksi dini kekambuhan. Jika aktivitas sel kanker menurun, itu pertanda terapi berhasil. Sebaliknya, jika terdeteksi aktivitas baru, kami bisa segera mengambil tindakan pengobatan lanjutan yang tepat secara cepat,” ungkap dr. Lim Andreas dalam sebuah keterangan resmi.

Baca Juga  Haus Validasi di Balik Konten Peniru Mendiang Artis, Pakar Kesehatan Jiwa Ungkap Risiko Eksploitasi Emosi

Layanan Terintegrasi untuk Kenyamanan Pasien

Memahami kebutuhan akan pemantauan yang presisi dan aman, Mayapada Hospital Jakarta Selatan memperkuat komitmennya dengan menghadirkan layanan PET-CT Scan dan SPECT-CT Scan di pusat Nuclear Medicine and Molecular Imaging. Fasilitas ini pun telah terintegrasi langsung dengan Oncology Center guna memberikan penanganan yang komprehensif.

Keunggulan utama yang ditawarkan adalah penggunaan protokol low radiation imaging atau pencitraan dosis radiasi rendah. Dengan dosis yang terkontrol, proses pemantauan jangka panjang menjadi lebih nyaman dan minim risiko bagi pasien, tanpa sedikitpun mengurangi akurasi hasil diagnosa. Ini merupakan bagian dari pendekatan Comprehensive Cancer Care yang melibatkan kolaborasi lintas disiplin ilmu.

Pendampingan Multidisiplin: Tumor Board dan Patient Navigator

Perjalanan penyembuhan kanker membutuhkan dukungan lebih dari sekadar mesin canggih. Oleh karena itu, setiap langkah medis didukung oleh Tumor Board, sebuah forum diskusi tim dokter multidisiplin yang bertugas merancang rencana pengobatan kanker paling spesifik sesuai kondisi unik masing-masing pasien.

Baca Juga  Menguak Kebenaran di Balik Radiasi Ponsel dan Risiko Kanker: Apa Kata Sains?

Tak hanya itu, hadir pula Patient Navigator yang bertindak sebagai pendamping setia pasien. Mulai dari proses skrining awal, evaluasi hasil laboratorium, hingga penyusunan jadwal terapi, pasien tidak akan merasa sendirian dalam menjalani fase pemulihan mereka. Integrasi ini memastikan bahwa setiap pasien mendapatkan perawatan yang personal dan terarah.

Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut atau ingin melakukan konsultasi mengenai deteksi dini dan evaluasi kondisi pasca-kanker, layanan profesional ini dapat diakses melalui Call Center 150770 atau aplikasi MyCare. Menjaga kesehatan tetap prima setelah kanker adalah investasi hidup yang tak ternilai harganya.

Tentang Penulis
Wahid
Wahid