Update Tragedi Tabrakan Kereta di Bekasi: 4 Nyawa Melayang, Puluhan Korban Berhasil Dievakuasi
Selasa, 28 Apr 2026 00:04 WIB
Kabarmalam.com — Suasana mencekam menyelimuti kawasan Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, menyusul insiden tragis yang melibatkan kereta api jarak jauh dan rangkaian KRL. Hingga berita ini diturunkan, tercatat empat orang dinyatakan meninggal dunia dalam kecelakaan maut tersebut, sementara puluhan korban lainnya telah berhasil dilarikan ke rumah sakit terdekat.
Berdasarkan data terbaru yang dihimpun tim redaksi di lapangan, proses penyelamatan berlangsung dramatis. VP Corporate Communication PT KAI, Anne Purba, mengungkapkan bahwa tim evakuasi telah bekerja keras sejak menit pertama kejadian untuk mengeluarkan para penumpang yang terjebak di dalam gerbong.
Korban Jiwa dan Proses Identifikasi
“Hingga saat ini, sebanyak 38 orang korban telah berhasil kami evakuasi dari lokasi kejadian. Sangat disayangkan, empat di antaranya teridentifikasi meninggal dunia,” ujar Anne Purba saat memberikan keterangan pers di lokasi kejadian pada Senin (27/4/2026).
Anne menambahkan bahwa identitas para korban meninggal dunia saat ini masih dalam proses pencocokan data di rumah sakit. Prioritas utama petugas saat ini adalah memastikan seluruh penumpang mendapatkan penanganan medis yang maksimal. Bagi masyarakat yang ingin memantau perkembangan terkait insiden tragis ini, pihak berwenang mengimbau untuk tetap tenang dan menunggu rilis resmi selanjutnya.
Kronologi Kejadian: Berawal dari Mobil Taksi
Penyebab kecelakaan ini kabarnya dipicu oleh insiden awal di perlintasan sebidang. Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menjelaskan bahwa sebelum tabrakan antarkereta terjadi, sebuah taksi dilaporkan menerobos dan menemper rangkaian KRL di Jalur Perlintasan Langsung (JPL) kawasan Bulak Kapal.
Benturan tersebut menyebabkan KRL terhenti mendadak di tengah lintasan. Tak berselang lama, Kereta Api Argo Bromo yang melaju di jalur yang sama tidak dapat menghindari posisi KRL yang tengah mogok, sehingga tabrakan hebat pun tak terelakkan.
Gangguan Perjalanan dan Evakuasi Lanjutan
Guna memperlancar proses evakuasi korban dan pembersihan jalur, pihak PT KAI mengambil langkah tegas dengan menghentikan sementara operasional kereta api dari arah Stasiun Gambir dan Stasiun Senen.
“Kami berupaya melakukan penanganan secepat mungkin. Penghentian sementara jadwal keberangkatan dari Gambir dan Senen dilakukan semata-mata agar fokus tim di lapangan tidak terganggu dan proses pemindahan bangkai kereta bisa segera selesai,” tegas Anne.
Hingga menjelang tengah malam, petugas teknis masih terlihat berjibaku memotong bagian gerbong kereta yang ringsek demi membebaskan penumpang yang sempat terjepit. Penumpang yang terdampak perjalanan kereta diimbau untuk mencari alternatif transportasi lain atau memantau aplikasi resmi KAI Access untuk jadwal terbaru.