Aksi Pencurian Terencana di Museum Lalique Prancis, Koleksi Perhiasan Rp 82 Miliar Raib
Senin, 06 Jul 2026 02:04 WIB
Kabarmalam.com — Dunia seni internasional kembali dikejutkan oleh aksi kriminalitas yang menyasar warisan sejarah berharga. Museum Lalique, sebuah institusi yang mendedikasikan diri pada keindahan seni kaca dan perhiasan mewah di Wingen-sur-Moder, Prancis, baru saja melaporkan kehilangan besar setelah kawanan pencuri berhasil membobol sistem keamanan mereka.
Peristiwa yang terjadi pada Senin dini hari tersebut mengakibatkan raibnya koleksi perhiasan dengan nilai taksir mencapai 4 juta euro, atau setara dengan Rp 82,28 miliar. Para pelaku yang diduga sangat profesional ini melakukan aksinya sekitar pukul 05.30 waktu setempat, saat cahaya fajar baru saja mulai mengintip di ufuk timur Prancis bagian timur laut.
Operasi Senyap di Ruang Perhiasan
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sumber internal investigasi, para pelaku tampaknya telah memetakan target mereka dengan sangat matang. Begitu berhasil masuk ke dalam gedung, mereka tidak membuang waktu dan langsung menuju ruang penyimpanan perhiasan utama. Tidak kurang dari dua puluh buah perhiasan mahakarya raib dalam sekejap.
“Saat ini tim ahli tengah melakukan penilaian mendalam terhadap total kerugian. Namun, angka awal menunjukkan nilai yang fantastis, mendekati empat juta euro,” ungkap seorang sumber yang dekat dengan penyelidikan kasus pencurian perhiasan tersebut.
Sistem Keamanan dan Penemuan Kejadian
Meskipun alarm museum sempat berbunyi dan memberikan sinyal peringatan, respons yang terjadi di lapangan menghadapi kendala teknis waktu. Perusahaan keamanan yang bertugas sempat melakukan pemeriksaan rutin setelah alarm berbunyi, namun justru seorang petugas kebersihanlah yang pertama kali menyadari kerusakan fisik di lokasi kejadian dan segera menghubungi pihak kepolisian.
Akibat insiden ini, pihak pengelola Museum Lalique secara resmi mengumumkan penutupan sementara operasional museum selama beberapa hari ke depan guna memberikan ruang bagi kepolisian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara secara menyeluruh.
Mengenal Museum Lalique dan Rentetan Pencurian di Prancis
Museum Lalique sendiri bukanlah tempat sembarangan. Dibuka sejak tahun 2011 di dekat pabrik aslinya, museum ini merupakan penghormatan bagi Rene Lalique, desainer perhiasan legendaris yang memelopori aliran seni Art Deco dan Art Nouveau. Koleksi di dalamnya merupakan perpaduan antara kemewahan material dan kejeniusan desain abad ke-20.
Kasus ini menambah daftar panjang tantangan keamanan museum di Prancis. Sebagai catatan, pada Oktober tahun lalu, Museum Louvre yang ikonik di Paris juga sempat menjadi sasaran perampokan besar di siang hari. Kala itu, pencuri berhasil membawa lari perhiasan senilai 102 juta dolar dalam operasi kilat yang hanya memakan waktu kurang dari delapan menit. Rentetan kejadian ini kini menjadi perhatian serius bagi otoritas budaya Prancis untuk memperketat penjagaan terhadap aset-aset bersejarah mereka.