Ikuti Kami
kabarmalam.com

Si Jago Merah Mengamuk di Palmerah, 90 Personel Damkar Berjibaku Padamkan Api

Husnul | kabarmalam.com
Minggu, 05 Jul 2026 19:34 WIB
Si Jago Merah Mengamuk di Palmerah, 90 Personel Damkar Berjibaku Padamkan Api

Kabarmalam.com — Suasana petang di kawasan Palmerah, Jakarta Barat, mendadak berubah menjadi mencekam saat kobaran api dilaporkan melalap sebuah rumah tinggal pada Minggu (5/7/2026). Insiden yang terjadi di tengah lingkungan pemukiman ini memaksa puluhan petugas pemadam kebakaran bekerja ekstra cepat guna menjinakkan si jago merah agar tidak meluas ke bangunan sekitar.

Peristiwa kebakaran hebat tersebut pertama kali dilaporkan kepada petugas pada pukul 18.31 WIB. Titik api terpantau berada di Jalan Palmerah Utara III, Kelurahan Palmerah, Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat.

Pengerahan Armada Besar-besaran

Merespons laporan warga, pihak Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat segera meluncurkan tim reaksi cepat. Pada tahap awal, sebanyak lima unit mobil pemadam dengan 20 personel dikerahkan ke lokasi untuk memulai operasi pemadaman tepat pada pukul 18.37 WIB.

Baca Juga  Bongkar Praktik Prostitusi di Balik Gemerlap Karaoke Jakbar, Polisi Tetapkan Lima Tersangka Termasuk Sang Direktur

Namun, mengingat kobaran api yang kian membesar, tim Gulkarmat segera menambah kekuatan di lapangan. Kasiops Sudin Gulkarmat Jakbar, Achmad Saiful Kahfi, menyatakan bahwa total armada yang diturunkan mencapai 18 unit mobil pemadam dengan dukungan 90 petugas damkar.

Situasi di Lokasi Kejadian

“Status saat ini masih merah. Situasi di lapangan menunjukkan proses pemadaman masih terus berlangsung secara intensif,” ungkap Saiful Kahfi saat memberikan keterangan terkait perkembangan kondisi di lokasi kejadian.

Berdasarkan visual yang diterima, api tampak berkobar cukup besar dan membubung tinggi, menciptakan pemandangan yang mengkhawatirkan bagi warga setempat. Meski demikian, hingga saat ini kronologi awal maupun penyebab pasti munculnya api masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak terkait.

Baca Juga  Sentilan Tajam Presiden Prabowo untuk Para Akademisi: 81 Tahun Merdeka, Kenapa Belum Bisa Bikin Mobil Sendiri?

Pihak berwenang juga belum merinci total luas wilayah yang terdampak maupun estimasi kerugian material akibat musibah ini. Saat ini, prioritas utama petugas adalah melokalisir titik api dan memastikan tidak terjadi perambatan ke objek bangunan lain di sekelilingnya yang tergolong padat.

Tentang Penulis
Husnul
Husnul