Ikuti Kami
kabarmalam.com

Horor di Hari Kemerdekaan AS: Rentetan Tembakan Guncang Coney Island, 8 Warga Terluka

Husnul | kabarmalam.com
Minggu, 05 Jul 2026 18:03 WIB
Horor di Hari Kemerdekaan AS: Rentetan Tembakan Guncang Coney Island, 8 Warga Terluka

Kabarmalam.com — Malam yang seharusnya penuh dengan semarak kembang api dan suka cita perayaan Hari Kemerdekaan Amerika Serikat (AS) ke-250 berubah menjadi mencekam. Di tengah hiruk-pikuk peringatan 4 Juli, aksi kekerasan senjata kembali mengguncang kawasan Coney Island, New York, dan meninggalkan luka mendalam bagi para korban.

Berdasarkan laporan yang dihimpun tim redaksi dari Departemen Kepolisian Kota New York (NYPD), insiden berdarah ini terjadi tepat pada Sabtu malam (4/7) sekitar pukul 22.37 waktu setempat. Suara tembakan tiba-tiba memecah kebisingan di sekitar West 31st Street, wilayah Brooklyn, mengubah suasana pesta menjadi kepanikan massal di tengah kerumunan warga.

Empat Anak-anak Menjadi Korban

Tragedi ini memakan korban sebanyak delapan orang yang harus dilarikan ke rumah sakit. Hal yang paling memilukan adalah empat di antaranya merupakan anak-anak yang masih sangat muda, masing-masing berusia 14, 12, 7, dan 6 tahun. Selain itu, dua pria dan dua wanita dewasa juga turut menjadi sasaran dalam insiden penembakan massal tersebut.

Baca Juga  Penghormatan Terakhir untuk Sang Legenda TNI: Para Jenderal Kenang Keberanian dan Visi Ryamizard Ryacudu

Pihak berwenang melaporkan bahwa tujuh korban saat ini berada dalam kondisi stabil. Namun, perhatian medis terfokus pada seorang wanita berusia 21 tahun yang dilaporkan masih dalam kondisi kritis. Ia tengah berjuang melewati masa-masa sulit akibat luka tembak serius yang dideritanya saat merayakan malam kemerdekaan tersebut.

Penyelidikan Masih Berlangsung

Hingga saat ini, pihak kepolisian New York masih terus melakukan investigasi mendalam di lokasi kejadian. Meski petugas berhasil mengamankan sebuah senjata api di tempat perkara, pelaku utama di balik aksi keji ini masih belum berhasil diringkus. Belum ada keterangan resmi mengenai motif di balik penyerangan yang menodai hari bersejarah tersebut.

Insiden mematikan ini terjadi bertepatan dengan peringatan seperempat milenium berdirinya Amerika Serikat. Di saat yang hampir bersamaan, Presiden AS Donald Trump dalam pidato resminya sempat membanggakan kekuatan militer negaranya sembari memberikan kritik tajam terhadap ideologi lawan. Namun, realita pahit di jalanan New York ini menjadi pengingat keras bahwa tantangan keamanan dalam negeri tetap menjadi isu yang mendesak untuk diselesaikan di Negeri Paman Sam.

Baca Juga  Sinergi Bersejarah BPS dan Pos Indonesia: Luncurkan Sampul Peringatan Spesial Menuju Sensus Ekonomi 2026
Tentang Penulis
Husnul
Husnul