Ikuti Kami
kabarmalam.com

Strategi Soft Approach GP Nasdem: Rangkul Gen Z Lewat Turnamen Padel Menuju Kongres II

Husnul | kabarmalam.com
Minggu, 28 Jun 2026 23:34 WIB
Strategi Soft Approach GP Nasdem: Rangkul Gen Z Lewat Turnamen Padel Menuju Kongres II

Kabarmalam.com — Suasana hangat dan penuh energi menyelimuti kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, saat deretan pemuda berkumpul bukan untuk orasi politik formal, melainkan untuk mengayunkan raket di lapangan padel. Garda Pemuda (GP) Nasdem secara kreatif memilih olahraga yang tengah naik daun ini sebagai instrumen untuk mempererat simpul silaturahmi sekaligus merayakan hari jadi mereka yang ke-15.

Turnamen padel yang digelar pada Minggu (28/6/2026) ini bukan sekadar ajang kompetisi olahraga biasa. Perhelatan ini dirancang sebagai pemanasan menjelang Kongres II GP Nasdem, sekaligus menjadi pintu masuk bagi organisasi sayap Partai NasDem ini untuk mendekatkan diri dengan generasi muda, khususnya pemilih dari kalangan Gen Z.

Sentuhan Halus untuk Generasi Z

Ketua Umum GP Nasdem, Prananda Surya Paloh, mengungkapkan bahwa pendekatan kepada anak muda tidak boleh kaku. Menurutnya, dunia politik seringkali dianggap terlalu berat jika hanya menyuguhkan narasi praktis. Oleh karena itu, pihaknya memilih strategi soft approach melalui hobi dan gaya hidup.

Baca Juga  Gema Takbir di Masjid Al-Aqsa: Umat Muslim Palestina Rayakan Idul Adha di Tengah Bayang-Bayang Konflik

“Ini adalah bentuk pendekatan yang ringan. Kita tidak harus selalu memaksakan masuk ke ranah politik praktis secara langsung. Saya menekankan bahwa setiap individu bisa berkontribusi melalui wadah dan profesinya masing-masing, baik itu sebagai entrepreneur maupun melalui prestasi di bidang olahraga,” ujar Prananda saat ditemui tim Kabarmalam di sela-sela acara.

Daya Tarik Wulan Guritno dan Popularitas Padel

Antusiasme peserta ternyata melampaui ekspektasi panitia. Lapangan penuh sesak oleh peserta yang ingin merasakan atmosfer kompetisi yang suportif. Salah satu magnet utama dalam acara ini adalah laga eksibisi yang menghadirkan selebritas papan atas nasional, Wulan Guritno, yang bertanding melawan istri Prananda Surya Paloh.

“Kehadiran laga eksibisi tadi, termasuk keterlibatan Wulan Guritno, terbukti ampuh menarik perhatian publik. Kita juga melihat betapa pesatnya perkembangan olahraga padel ini, tidak hanya di level global tetapi juga mulai menjadi tren besar di Indonesia,” tambah Prananda dengan optimis.

Baca Juga  Misi Kemanusiaan Berujung Kepulangan: 9 Relawan WNI yang Ditahan Israel Tiba di Jakarta Besok Sore

Menuju Kongres II dan Konsolidasi Nasional

Langkah GP Nasdem tidak berhenti di lapangan olahraga. Turnamen ini menjadi bagian dari rangkaian besar menuju Kongres II yang dijadwalkan berlangsung pada 21 dan 22 Juli 2026 di Jakarta. Kongres tersebut akan menjadi momentum penting bagi konsolidasi internal hingga ke tingkat daerah.

Prananda menjelaskan bahwa saat ini partai tengah bekerja secara paralel. Sementara struktur utama partai melakukan konsolidasi politik yang lebih formal di berbagai wilayah seperti Sulawesi Tenggara, NTB, Kalimantan Timur, hingga Gorontalo, Garda Pemuda Nasdem mengambil peran untuk mengisi ruang-ruang kreatif melalui pendekatan sosial yang lebih cair.

“Partai bekerja di ranah politik praktis atau hard politics, sementara Garda Pemuda fokus pada soft approach. Saya yakin kombinasi kedua pendekatan ini akan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan partai di masa depan,” pungkasnya. Dengan strategi ini, GP Nasdem berharap mampu mengubah stigma politik di mata Gen Z menjadi sesuatu yang lebih menyenangkan dan inklusif.

Baca Juga  Deep Talk vs Meme War: Membedah Perbedaan Gaya PDKT Milenial dan Gen Z yang Unik
Tentang Penulis
Husnul
Husnul