Ikuti Kami
kabarmalam.com

Abrasi Banjir Kanal Barat Picu Rumah di Benhil Ambruk Hingga Tak Berbentuk

Husnul | kabarmalam.com
Jumat, 26 Jun 2026 15:34 WIB
Abrasi Banjir Kanal Barat Picu Rumah di Benhil Ambruk Hingga Tak Berbentuk

Kabarmalam.com — Sebuah pemandangan memilukan tersaji di kawasan Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Satu unit hunian warga yang semula berdiri tegak di bibir aliran kali kini hancur lebur, menyisakan tumpukan puing bangunan yang berserakan akibat terjangan tanah longsor.

Insiden yang terjadi pada Jumat pagi tersebut membuat rumah itu tak lagi berbentuk. Berdasarkan pengamatan mendalam di lokasi kejadian, sisa-sisa material beton dan kayu tampak menumpuk di area bawah yang bersinggungan langsung dengan arus air. Letak bangunan yang berada di posisi jalan menikung serta berdekatan dengan area pembuangan sampah ditengarai memperburuk stabilitas lahan di titik tersebut.

Kronologi Sebelum Kejadian: Retakan yang Kian Melebar

Kapolsek Metro Tanah Abang, AKBP Dhimas Prasetyo, menjelaskan bahwa musibah ini sebenarnya tidak terjadi secara mendadak. Sinyal bahaya sudah mulai dirasakan oleh penghuni rumah sejak sepekan sebelumnya. Berikut adalah urutan kejadian berdasarkan data yang dihimpun:

  • Kamis, 18 Juni: Pemilik rumah mulai menyadari adanya retakan kecil pada bagian dinding dan lantai bangunan.
  • Jumat, 19 Juni: Menyadari potensi bahaya yang mengancam nyawa, pemilik rumah memutuskan untuk segera mengungsi.
  • Jumat, 26 Juni: Puncaknya, sekitar pukul 05.30 hingga 05.48 WIB, struktur bangunan tidak lagi mampu menahan pergeseran tanah dan akhirnya roboh total.
Baca Juga  Duka Mendalam di Batang: Keluarga PRT 15 Tahun yang Tewas di Benhil Desak Pengusutan Tuntas

“Retakan di bagian tembok dan lantai rumah terpantau semakin melebar setiap harinya, hingga akhirnya pada Jumat pagi rumah tersebut ambruk akibat pergeseran tanah,” ujar AKBP Dhimas dalam keterangannya.

Respons Petugas di Lokasi Kejadian

Saat ini, area di sekitar rumah yang ambles telah dipasangi garis polisi guna mencegah warga yang penasaran untuk mendekat ke titik rawan. Sejumlah petugas gabungan yang terdiri dari Bhabinkamtibmas, Babinsa, tim pemadam kebakaran, hingga petugas PPSU telah bersiaga di lokasi sejak siang hari untuk mengamankan situasi di kawasan Bendungan Hilir tersebut.

Beberapa warga sekitar tampak berkumpul di kejauhan, menyaksikan kondisi rumah yang kini hanya berupa tanah dan puing. Sebagian dari mereka mengabadikan momen tersebut sebagai peringatan akan bahayanya bermukim di zona merah pinggiran kali.

Baca Juga  Miris! Monyet Terantai di Tengah Polusi Margonda Depok Jadi Sorotan, Ini Penjelasan Damkar

Penyebab Utama: Abrasi Bantaran Kali

Pihak BPBD DKI Jakarta memberikan analisis terkait penyebab utama dibalik hancurnya hunian di Jalan Administrasi Negara I tersebut. Diduga kuat, fenomena abrasi yang terjadi terus-menerus di bantaran Banjir Kanal Barat (BKB) telah mengikis fondasi tanah secara perlahan namun pasti.

Meskipun kerugian materiil tidak dapat terhindarkan, dipastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini. Keputusan cepat sang pemilik untuk meninggalkan hunian lebih awal menjadi faktor kunci keselamatan dari musibah rumah ambruk yang mengerikan ini. Hingga berita ini diturunkan, pembersihan puing-puing masih terus dikoordinasikan oleh pihak terkait agar tidak menyumbat aliran kali.

Tentang Penulis
Husnul
Husnul