Ritual Spiritual Dewi Perssik: Rahasia Ketenangan di Balik Sorot Lampu Studio
Senin, 15 Jun 2026 22:34 WIB
Kabarmalam.com — Di tengah riuh rendahnya gemerlap dunia hiburan yang serba cepat, sosok Dewi Perssik ternyata memiliki cara tersendiri untuk menjaga kedamaian hatinya. Sebelum lampu sorot menyala dan kamera mulai merekam aksi panggungnya dalam program televisi, pedangdut kenamaan yang akrab disapa Depe ini selalu menyempatkan diri untuk bersimpuh dan melantunkan ayat suci Al-Qur’an. Kebiasaan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan sebuah bentuk komunikasi spiritual yang mendalam.
Ditemui di sela-sela kesibukannya di Studio Pagi-pagi Ambyar, kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Dewi mengungkapkan bahwa setiap embusan napas di pagi hari adalah anugerah yang patut dirayakan dengan rasa syukur. Baginya, bisa bangun dalam kondisi sehat adalah alasan kuat untuk memulai hari dengan mengingat Sang Pencipta.
Bentuk Syukur dan Benteng Perlindungan
Bagi pelantun ‘Mimpi Manis’ ini, mengaji adalah bentuk ikhtiar batiniah. Ia menyadari sepenuhnya bahwa dinamika kehidupan, terutama di industri hiburan, penuh dengan ujian yang tak terduga. Dengan mendekatkan diri melalui doa dan tadarus, ia merasa memiliki perlindungan ekstra untuk melewati segala tantangan hari itu.
“Kita tidak mungkin hidup tanpa ujian, tapi kita bisa melewatinya dengan perlindungan Tuhan,” tutur Dewi dengan nada tenang. Hal ini menunjukkan sisi lain dari sang diva yang selama ini dikenal energik di atas panggung; sebuah sisi yang sangat mengutamakan kesehatan mental dan ketenangan jiwa.
Filosofi ‘Mengikat yang Ada’
Keharmonisan di balik layar juga terpancar dari dukungan rekan kerjanya, Rian Ibram. Rian mengamini bahwa memulai pagi dengan doa adalah kunci untuk menjalani hari dengan lebih stabil secara emosional. Ada sebuah prinsip hidup yang mereka pegang teguh bersama, yakni sebuah kalimat puitis namun bermakna dalam: “Mengikat yang ada dan mendatangkan yang belum ada.”
Prinsip ini mencerminkan sikap menjaga berkah yang sudah dimiliki sembari tetap optimis menjemput rezeki atau kebaikan lain yang akan datang di masa depan.
Kekuatan Surat Yasin sebagai Perisai
Lebih lanjut, Dewi Perssik menekankan bahwa membaca Al-Qur’an adalah kewajiban yang sebisa mungkin ia penuhi di tengah jadwal syuting yang padat. Jika waktu benar-benar terbatas, ia setidaknya akan membaca Surat Yasin, yang ia sebut sebagai ‘jantungnya’ Al-Qur’an.
“Itu wajib, ya. Setidaknya kalau tidak sempat baca secara keseluruhan, kita baca Surat Yasin sebagai jantungnya Al-Qur’an untuk melindungi diri dari segala marabahaya,” pungkasnya. Kebiasaan positif ini seolah menjadi pengingat bagi banyak orang bahwa setinggi apa pun karier seseorang, landasan spiritual tetap menjadi gaya hidup yang tak boleh ditinggalkan demi menjaga keseimbangan hidup.