Ikuti Kami
kabarmalam.com

Menyelami Luka Nadia: Totalitas Marshanda Hadapi Trauma Pribadi di Film ‘Saat Aku Bersuara’

Darman | kabarmalam.com
Senin, 15 Jun 2026 16:03 WIB
Menyelami Luka Nadia: Totalitas Marshanda Hadapi Trauma Pribadi di Film 'Saat Aku Bersuara'

Kabarmalam.com — Seni peran sering kali menuntut aktornya untuk melampaui batas kenyamanan emosional. Hal inilah yang baru saja dibuktikan oleh Marshanda dalam proyek layar lebar terbarunya bertajuk Saat Aku Bersuara. Bukan sekadar menghafal naskah, aktris yang akrab disapa Caca ini memilih jalan yang lebih ekstrem: mengekstraksi luka dan trauma masa lalunya demi menghidupkan karakter Nadia.

Nadia digambarkan sebagai seorang pengacara muda yang harus bergelut dengan bayang-bayang kelam sebagai penyintas kekerasan seksual. Dalam sesi Press Screening yang digelar di Jakarta Selatan, Minggu (14/6/2026), Marshanda mengungkapkan bahwa ia sengaja membiarkan trauma pribadinya merembes ke dalam aktingnya agar emosi yang ditampilkan terasa organik.

Menjadikan Trauma Sebagai Bahan Bakar Akting

“Aku melibatkan trauma yang nyata dalam hidupku. Saat Caca merasakan trauma itu, aku membiarkannya terlibat sepenuhnya ketika aku sedang bertransformasi menjadi Nadia,” ungkap Marshanda dengan nada yang reflektif. Bagi Marshanda, kejujuran emosional adalah kunci agar pesan dalam film terbaru ini sampai ke hati penonton.

Baca Juga  Titik Terang Konflik Ruben Onsu: Akses Bertemu Anak Jadi Kunci Utama Pembahasan Uang Nafkah dan Aset

Namun, menyelami palung emosi yang dalam bukanlah perkara mudah. Selama proses syuting yang intens di bawah arahan sutradara Sonu Samtani, Marshanda harus melewati spektrum emosi yang sangat luas, mulai dari keterpurukan yang amat sangat hingga upaya untuk bangkit kembali.

Tantangan Terberat: Merasakan ‘Harapan’

Menariknya, Marshanda mengakui bahwa bagian tersulit dalam memerankan Nadia bukanlah saat ia harus terlihat depresi atau putus asa. Justru, memunculkan rasa ‘berharap’ adalah tantangan batin yang paling besar.

“Selama syuting, emosi yang aku rasakan itu sangat beragam. Dari titik terendah hingga momen di mana dia mulai memiliki secercah harapan lagi. Bagi aku, di antara depresi dan perjuangan, yang paling sulit dirasakan adalah harapan,” tuturnya dalam balutan suasana emosional.

Baca Juga  Skandal Chat Mesum Mahasiswa FH UI: Menguak Psikologi di Balik 'Keberanian' Pelecehan di Grup WhatsApp

Lebih dari Sekadar Drama: Sebuah Pesan Universal

Film yang diproduksi oleh kolaborasi Arjuna Mega Films, Rain Creation, dan Lex Pictures ini tidak hanya sekadar bercerita tentang kepedihan. Melalui naskah yang ditulis oleh Tisa TS, Saat Aku Bersuara menyoroti betapa seringnya sistem hukum dan sosial tidak berpihak pada korban. Karakter Nadia hadir untuk membuktikan bahwa keberanian untuk angkat bicara adalah langkah awal dari penyembuhan.

Aktor Teuku Rifnu Wikana, yang juga membintangi film ini, menekankan bahwa isu yang diangkat sangat universal. “Film ini menunjukkan bahwa korban kekerasan seksual bukan hanya perempuan, tapi juga laki-laki. Kami ingin agar kejahatan serupa tidak lagi terulang dan korban tidak lagi merasa sendirian,” tegasnya.

Baca Juga  Tragedi Kebakaran Rumah Anisa Rahma dan Anandito Dwis, Begini Kondisi Terkini Keluarga

Daftar Pemeran dan Jadwal Tayang

Selain Marshanda, film ini juga didukung oleh deretan aktor dan aktris papan atas yang menjanjikan kualitas akting mumpuni, di antaranya:

  • Ibnu Jamil
  • Lukman Sardi
  • Cut Mini
  • Teuku Rifnu Wikana
  • Lydia Kandou
  • Omar Daniel

Saat Aku Bersuara membawa pesan kuat tentang pentingnya dukungan keluarga dan lingkungan dalam meruntuhkan stigma yang selama ini membungkam para korban. Bagi Anda yang merindukan akting emosional Marshanda, film ini dijadwalkan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 18 Juni 2026.

Tentang Penulis
Darman
Darman