Ikuti Kami
kabarmalam.com

Titik Terang Konflik Ruben Onsu: Akses Bertemu Anak Jadi Kunci Utama Pembahasan Uang Nafkah dan Aset

Darman | kabarmalam.com
Rabu, 17 Jun 2026 12:34 WIB
Titik Terang Konflik Ruben Onsu: Akses Bertemu Anak Jadi Kunci Utama Pembahasan Uang Nafkah dan Aset

Kabarmalam.com — Babak baru perselisihan pasca-perceraian antara Ruben Onsu dan Sarwendah kini memasuki fase krusial di mana kesejahteraan psikologis anak-anak menjadi prioritas utama. Melalui kuasa hukumnya, Minola Sebayang, Ruben memberikan sinyal kuat bahwa segala urusan terkait pembagian harta gana-gini serta rincian bulanan uang nafkah akan jauh lebih mudah untuk dinegosiasikan jika haknya sebagai ayah untuk bertemu buah hatinya dijamin sepenuhnya.

Akses Anak Sebagai Syarat Mutlak Negosiasi

Minola menegaskan bahwa kunci dari segala kebuntuan komunikasi ini sebenarnya terletak pada iktikad baik pihak Sarwendah. Pihak Ruben merasa perlu adanya kejelasan jadwal yang adil agar sang presenter kondang itu bisa tetap menjalankan perannya sebagai ayah meskipun ikatan pernikahan telah usai. Menurut Minola, perdamaian akan tercipta dengan sendirinya jika akses pertemuan anak tidak lagi menjadi kendala.

Baca Juga  Sarwendah Angkat Bicara: Penyesalan di Balik Video Viral dan Komitmen Selesaikan Masalah dengan Kepala Dingin

“Kalau memang ada keinginan untuk membiarkan anak-anak berkumpul bersama dengan ayahnya, saya kira hal-hal yang lain akan sangat mudah untuk dibicarakan,” ungkap Minola Sebayang dalam sebuah wawancara virtual. Ia juga menyiratkan bahwa komunikasi yang lancar mengenai hak asuh akan meredam tensi yang selama ini menyelimuti hubungan kedua belah pihak.

Transparansi Nafkah Rp200 Juta dan Evaluasi Aset

Isu mengenai nominal nafkah anak sebesar Rp200 juta per bulan yang sempat menjadi perbincangan hangat juga berpeluang untuk dihitung ulang. Ruben Onsu tidak menutup pintu untuk memenuhi kewajiban finansial tersebut, namun ia menuntut adanya transparansi dan akuntabilitas yang lebih jelas. Ruben ingin memastikan bahwa setiap dana yang dikucurkan benar-benar tepat sasaran untuk kebutuhan hidup sang buah hati.

Baca Juga  Dedikasi Tanpa Batas Aldi Taher: Berjuang Lewat Bisnis Burger Demi Kesembuhan Sang Ibu

“Mengenai masalah penundaan uang nafkah juga mungkin akan mudah dibicarakan dan bagaimana cara menghitung uang nafkah yang adil. Jangan sampai ada pengeluaran yang tidak jelas peruntukannya,” tambah Minola. Selain masalah finansial rutin, aset-aset yang masuk dalam kategori harta bersama juga akan dievaluasi kembali, terutama bagi aset yang masih memiliki beban utang atau kewajiban perbankan lainnya.

Permintaan Sederhana: Tiga Hari dalam Seminggu

Keinginan Ruben Onsu sebenarnya cukup sederhana dan manusiawi. Ia hanya mengharapkan waktu sekitar dua hingga tiga hari dalam satu minggu untuk bisa memiliki waktu berkualitas atau quality time bersama anak-anaknya. Dalam durasi tersebut, Ruben ingin menjalani rutinitas normal layaknya ayah pada umumnya, seperti mengantar jemput sekolah, makan bersama, hingga membiarkan anak-anak menginap di kediamannya.

Baca Juga  Tepis Isu Sindir Ruben Onsu, Pihak Sarwendah Akhirnya Buka Suara Soal Potongan Video Viral

Bagi pihak Ruben, pemenuhan hak asuh dan waktu kebersamaan ini adalah harga mati yang menjadi pondasi dari semua kesepakatan hukum lainnya. Jika syarat ini dipenuhi dengan lapang dada, presenter program Brownis tersebut dipastikan akan lebih terbuka dan kooperatif dalam menyelesaikan poin-poin sengketa lainnya melalui jalur kekeluargaan tanpa harus memperpanjang konflik rumah tangga di ranah publik.

Tentang Penulis
Darman
Darman