Mengkhawatirkan, Haji Bolot Hadapi Komplikasi Berat dari Serangan Jantung hingga Gangguan Ginjal
Selasa, 16 Jun 2026 15:33 WIB
Kabarmalam.com — Kabar kesehatan mengenai komedian senior Haji Bolot tengah menyita perhatian publik. Di usianya yang kini telah menginjak 84 tahun, seniman legendaris ini dilaporkan berada dalam kondisi yang cukup kompleks akibat serangkaian komplikasi medis. Penyakit yang dialaminya tidak hanya terfokus pada jantung, namun juga merembet ke organ vital lainnya seperti ginjal dan paru-paru.
Awal mula krisis kesehatan ini terjadi tepat pada malam takbiran Idul Adha lalu. Sang komedian awalnya hanya mengeluhkan sesak napas yang disangka sebagai gejala masuk angin biasa. Namun, diagnosis dokter berkata lain. Haji Bolot dinyatakan mengalami serangan jantung berat, yang kemudian mengharuskan dirinya dirujuk ke rumah sakit dengan peralatan medis yang lebih memadai untuk tindakan pemasangan ring jantung demi membuka penyumbatan pembuluh darahnya.
Komplikasi Bakteri pada Ginjal
Perjalanan medis tokoh ikonik ini tidak berhenti di meja operasi jantung. Manajer sekaligus keponakannya, Wahyu, membeberkan fakta baru bahwa tim medis sempat mengambil langkah darurat berupa prosedur cuci darah. Hal ini terpaksa dilakukan setelah ditemukan adanya infeksi bakteri yang menyerang fungsi ginjal sang komedian selama masa kritis di rumah sakit.
“Memang sempat ada tindakan cuci darah karena terdeteksi bakteri di ginjalnya. Tapi alhamdulillah, sejauh ini prosedur itu hanya perlu dilakukan sekali saja,” ungkap Wahyu dalam sebuah tayangan televisi nasional pada Selasa (16/6/2026).
Fokus Pemulihan Paru-paru di Ruang ICCU
Selain jantung dan ginjal, tim dokter juga memberikan perhatian khusus pada kesehatan paru-paru Haji Bolot. Penumpukan dahak yang signifikan di saluran pernapasan menjadi tantangan tersendiri, karena hal tersebut berpotensi mengganggu stabilitas oksigen dalam darah. Prosedur penyedotan dahak pun dilakukan secara berkala demi memastikan sistem pernapasan sang komedian tetap terjaga pasca serangan jantung yang melemahkan fisiknya.
Istri Haji Bolot, Nurhayati, mengungkapkan rasa syukurnya atas ketahanan fisik sang suami meski didera komplikasi penyakit di usia senja. “Namanya juga sudah sepuh, segala macam penyakit bisa datang. Tapi kami bersyukur penanganannya cepat dan fisiknya masih kuat menghadapi semua ini,” tuturnya dengan nada penuh harapan.
Hingga saat ini, Haji Bolot masih mendapatkan pengawasan ketat di ruang ICCU untuk memastikan kestabilan seluruh organ vitalnya. Pihak keluarga memohon doa agar proses pemulihan paru-paru dan ginjalnya berjalan selaras dengan pemulihan jantung, sehingga sosok yang telah lama menghibur masyarakat Indonesia ini bisa segera kembali ke rumah dan beraktivitas seperti sedia kala.