Ikuti Kami
kabarmalam.com

Menolak Tua dengan Elegan, Yuni Shara Ungkap Filosofi ‘Acceptance’ dan Rahasia Jamu Tradisional

Darman | kabarmalam.com
Senin, 15 Jun 2026 09:34 WIB
Menolak Tua dengan Elegan, Yuni Shara Ungkap Filosofi 'Acceptance' dan Rahasia Jamu Tradisional

Kabarmalam.com — Pesona seorang Yuni Shara seolah tidak pernah pudar oleh waktu. Di usianya yang kini telah menginjak 53 tahun, pelantun tembang lawas ini tetap terlihat bugar dan memancarkan aura yang awet muda. Namun, saat banyak orang berbondong-bondong mencari prosedur kecantikan mutakhir, Yuni justru memberikan jawaban yang sangat membumi dan penuh refleksi diri.

Filosofi Penerimaan Diri: Kunci Kecantikan yang Hakiki

Bagi Yuni Shara, pertanyaan mengenai rahasia awet muda seringkali sulit untuk dijawab dengan satu formula pasti. Ia menegaskan bahwa kunci utamanya bukanlah pada upaya melawan penuaan, melainkan bagaimana cara menerimanya dengan lapang dada. Pelantun lagu ‘Hilang Permataku’ ini mengaku sudah berada di tahap acceptance atau penerimaan terhadap segala perubahan biologis yang terjadi pada tubuhnya.

Baca Juga  Klarifikasi Praz Teguh Terkait Pusaran Kasus Hanania Group: Setor Rp819 Juta hingga Kembalikan Uang Saku ke Polisi

“Itu pertanyaan yang aku tidak pernah bisa jawab. MasyaAllah, mungkin faktor pertama karena tubuhku kecil. Kedua, saya sudah menerima keadaan umur saya yang bertambah; dengan segala keriput dan uban, semuanya aku terima,” ungkap Yuni dengan nada tenang dan penuh rasa syukur.

Warisan Ibunda: Kekuatan Jamu Tradisional dan Ritual Pagi

Meski mengedepankan aspek mental, Yuni tidak menampik bahwa ada kebiasaan fisik yang telah mendarah daging sejak kecil. Ia mengungkapkan bahwa kedisiplinan sang ibu dalam merawat kesehatan secara tradisional menjadi pondasi kekuatannya saat ini. Sejak belia, Yuni sudah terbiasa mengonsumsi minuman herbal atau jamu-jamuan yang diracik sendiri.

“Dulu mama mewajibkan kami minum kunyit asem, beras kencur, itu harus. Termasuk juga air rebusan daun sirih,” tuturnya mengenang masa kecil. Kebiasaan mengonsumsi ramuan tradisional ini diyakini memberikan efek jangka panjang bagi kesehatan kulit dan stamina tubuhnya.

Baca Juga  Kendali Konsumsi Gula dan Lemak: Menkes Beberkan Peta Jalan Implementasi Nutri-Level

Pola Makan Sehat: Prinsip ‘Gak Nyampah di Perut’

Memasuki usia kepala lima, Yuni Shara semakin selektif dalam memilih asupan nutrisi. Baginya, menjaga pola makan sehat bukan lagi sekadar gaya hidup, melainkan sebuah bentuk tanggung jawab terhadap diri sendiri. Ia memiliki ritual sarapan yang sangat terjaga dan konsisten setiap pagi.

“Pagi hari saya sarapan telur tiga perempat matang, didampingi alpukat dan pepaya. Kopinya pun harus kopi hitam tanpa gula sama sekali,” jelasnya detail. Ia menekankan pentingnya kesadaran untuk tidak memasukkan makanan yang tidak bermanfaat ke dalam tubuh, atau yang ia istilahkan dengan prinsip ‘tidak nyampah di perut’.

Kesehatan Mental Sebagai Fondasi Utama

Lebih dari sekadar fisik, Yuni Shara percaya bahwa kecantikan sejati terpancar dari ketenangan batin. Di tengah hiruk-pikuk dunia hiburan, ia memilih untuk fokus pada rasa syukur dan menjaga kesehatan mental. Baginya, menjalani hidup dengan damai dan menerima diri sendiri secara utuh jauh lebih krusial daripada sekadar mengejar penampilan fisik yang terlihat muda di permukaan.

Baca Juga  Mengapa Tangan Jirayut Tak Pernah Diam Saat Bicara? Ini Jawaban Sang Pedangdut Thailand

Dengan kombinasi antara gaya hidup sehat, asupan tradisional, dan filosofi penerimaan diri yang kuat, Yuni Shara membuktikan bahwa menjadi tua adalah kepastian, namun tetap berdaya dan mempesona adalah sebuah pilihan hidup.

Tentang Penulis
Darman
Darman