Ikuti Kami
kabarmalam.com

Kisah Inspiratif Aiman Ricky: Menepis Ego Demi Melayani Ratusan Jemaah Haji

Darman | kabarmalam.com
Senin, 15 Jun 2026 14:33 WIB
Kisah Inspiratif Aiman Ricky: Menepis Ego Demi Melayani Ratusan Jemaah Haji

Kabarmalam.com — Kehidupan gemerlap dunia hiburan biasanya identik dengan pelayanan serba ada dan kemudahan bagi para pelakunya. Namun, bagi aktor Aiman Ricky, perjalanan ke Tanah Suci baru-baru ini menjadi sebuah titik balik yang sangat kontras dengan kesehariannya di depan kamera. Menanggalkan jubah keartisannya, Aiman memilih untuk mengabdikan diri sebagai petugas pendamping dalam rangkaian ibadah haji.

Transformasi Spiritual di Tanah Suci

Pengalaman perdana mengawal sekitar 800 jemaah bukanlah perkara ringan. Sosok yang kerap menghiasi layar kaca ini mengaku harus benar-benar melakukan penyesuaian mental secara mendalam. Jika biasanya ia menjadi pusat perhatian dan dilayani, kini posisinya berbalik 180 derajat menjadi pelayan bagi para tamu Allah, terutama mereka yang sudah berusia lanjut atau lansia.

Baca Juga  Dedikasi Tanpa Batas Aldi Taher: Berjuang Lewat Bisnis Burger Demi Kesembuhan Sang Ibu

“Pengalamannya sangat berkesan dan menyenangkan. Meskipun ini yang pertama, saya benar-benar menikmati setiap prosesnya meski tantangan di lapangan tidak bisa dibilang mudah,” ungkap Aiman Ricky dengan penuh antusiasme saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan.

Melunturkan Ego dan Melatih Kesabaran

Aktor berusia 39 tahun ini mengungkapkan bahwa tantangan terbesar yang dihadapinya bukanlah masalah fisik semata, melainkan bagaimana menundukkan ego pribadi. Menjadi pendamping haji menuntut ketelatenan ekstra, di mana ia harus siap siaga menjawab segala pertanyaan dan memenuhi kebutuhan jemaah, bahkan ketika ia sendiri berada dalam kondisi lelah.

Ia menceritakan bagaimana dirinya harus belajar untuk lebih peduli dan proaktif meninggalkan zona nyaman seorang figur publik. “Saya harus melunturkan sosok Aiman Ricky yang biasanya dilayani. Di sana, saya harus melayani apa pun. Kalau ada jemaah bertanya dan saya tidak tahu, saya tidak boleh menyerah. Saya harus proaktif mencari tahu dan berkoordinasi dengan pendamping lain demi kenyamanan mereka,” tuturnya menjelaskan dinamika di lapangan.

Baca Juga  Pengorbanan Tanpa Batas: Kisah Haru Mantan Tentara AS Panjangkan Rambut Demi Istri yang Berjuang Melawan Kanker

Momen Kontemplasi di Padang Arafah

Salah satu momen paling emosional dan penuh refleksi bagi Aiman terjadi saat wukuf di Arafah. Di saat jutaan orang memadati padang tersebut untuk memanjatkan doa-doa pribadi dan permohonan hajat untuk diri sendiri, Aiman justru memiliki fokus yang berbeda. Ia menyadari bahwa tanggung jawabnya sebagai garda terdepan bagi jemaah lansia memerlukan kekuatan spiritual yang besar.

“Di saat orang lain fokus dengan doa pribadi, doa utama saya di sana adalah meminta kekuatan agar bisa totalitas melayani jemaah. Saya ingin energi saya tetap prima hingga seluruh rangkaian haji selesai. Fokus saya bukan lagi tentang kepentingan diri sendiri, tapi bagaimana jemaah yang saya bimbing bisa menjalankan ibadah dengan lancar dan aman,” pungkasnya.

Baca Juga  Bukan Sekadar Drama, Aurel Hermansyah Sempat Minta Pisah di Bulan Pertama Pernikahan: Begini Reaksi Atta

Perjalanan ini menjadi sekolah kehidupan yang berharga bagi Aiman Ricky. Melalui pengabdian tulus di Tanah Suci, ia belajar bahwa kebahagiaan sejati seringkali ditemukan saat kita mampu merendahkan hati untuk membantu sesama, sebuah pelajaran yang akan terus ia bawa sekembalinya ke tanah air.

Tentang Penulis
Darman
Darman