Isu Sarwendah Bangkrut Rp 20 Miliar Akibat Jarang Live, Sang Pengacara Akhirnya Buka Suara
Minggu, 21 Jun 2026 12:34 WIB
Kabarmalam.com — Jagat maya baru-baru ini diguncang oleh rumor yang menyebutkan bahwa Sarwendah tengah menghadapi badai finansial yang serius. Kabar yang berembus kencang tersebut mengklaim bahwa mantan personil Cherrybelle ini mengalami kerugian hingga mencapai angka fantastis, yakni Rp 20 miliar, lantaran sudah jarang terlihat melakukan sesi jualan langsung atau live streaming di media sosial.
Menanggapi isu yang kian liar tersebut, sang kuasa hukum, Chris Sam Siwu, akhirnya angkat bicara untuk memberikan klarifikasi. Ia secara tegas menepis angka kerugian puluhan miliar yang dialamatkan kepada kliennya. Menurut Chris, informasi tersebut tidak lebih dari sekadar kabar burung yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Bantahan Tegas Pihak Kuasa Hukum
Dalam sebuah keterangan pers yang dilakukan melalui sambungan virtual, Chris menekankan bahwa kliennya tidak pernah memusingkan nominal angka yang beredar di publik. Ia menyebut isu kerugian Rp 20 miliar tersebut sebagai hoaks yang sengaja dibesar-besarkan.
“Mengenai nilainya berapa, saya pikir itu hoaks lah ya. Angka Rp 20 miliar itu sama sekali tidak benar. Klien kami ini jujur tidak menghitung-hitung hal seperti itu secara berlebihan,” ungkap Chris Sam Siwu menjelaskan kondisi Sarwendah saat ini.
Bagi Sarwendah, fokus utamanya saat ini bukanlah pada tumpukan harta atau kerugian material, melainkan pada kesejahteraan anak-anaknya. Chris menambahkan bahwa bagi kliennya, anak-anak adalah harta yang paling berharga yang tidak bisa dinilai dengan uang sebesar apa pun.
Tetap Tegar di Tengah Kritik dan Hujatan
Tak bisa dipungkiri, tekanan dari publik dan berbagai komentar miring di media sosial sempat membuat ibu tiga anak ini merasa terpukul. Chris memaparkan bahwa meskipun Sarwendah berusaha berbesar hati menerima setiap kritik publik yang masuk, ada rasa sedih yang mendalam melihat situasi yang terjadi saat ini.
“Klien kami pada dasarnya cukup lapang dada menerima setiap masukan, namun di balik itu tentu ada rasa sedih karena terus-menerus mendapatkan hujatan. Namun, saat ini kondisinya baik-baik saja dan ia memilih untuk tetap fokus pada kebahagiaan anak,” lanjutnya.
Fokus Mencari Nafkah demi Masa Depan Anak
Alih-alih tenggelam dalam kesedihan akibat isu kebangkrutan, Sarwendah justru memilih untuk membuktikan ketangguhannya sebagai seorang ibu. Ia kini lebih memilih untuk terus bekerja keras demi memastikan kehidupan anak-anaknya tetap terjamin, terutama dalam hal pendidikan.
Chris memastikan bahwa rutinitas anak-anak Sarwendah, mulai dari kegiatan sekolah hingga les tambahan, tetap berjalan normal seperti sedia kala. Hal ini menunjukkan bahwa stabilitas ekonomi keluarga mereka tidak seperti yang digosipkan oleh banyak pihak. Fokus utama Sarwendah saat ini adalah menjadi tulang punggung yang kuat bagi masa depan buah hatinya.