Ramzi Pasang Badan! Ini Tanggapan Menohok Sang Ayah Saat Asila Maisa Jadi Sasaran Bully Netizen
Rabu, 17 Jun 2026 11:34 WIB
Kabarmalam.com — Di balik gemerlap lampu panggung dan sorotan kamera, dunia hiburan tanah air seringkali menyimpan sisi gelap yang menyakitkan bagi pelakunya. Hal inilah yang kini tengah dirasakan oleh Asila Maisa, putri semata wayang dari aktor sekaligus presenter kenamaan, Ramzi. Remaja berbakat ini belakangan menjadi sasaran empuk kritik tajam hingga perundungan digital oleh netizen di berbagai platform media sosial.
Berbagai komentar miring terus menghujani langkah Asila di industri musik. Mulai dari gaya bernyanyinya yang dinilai sebagian orang terlalu berlebihan, hingga persoalan artikulasi saat membawakan lagu yang dianggap kurang pas. Namun, di tengah badai kritik tersebut, Ramzi muncul sebagai garda terdepan untuk melindungi sang buah hati.
Ketegasan Ramzi Melawan Budaya Bullying
Sebagai orang tua yang telah puluhan tahun malang melintang di dunia selebriti, Ramzi mengaku sangat memahami betapa pedasnya lisan warganet di ruang siber. Ia menegaskan tidak akan tinggal diam melihat perlakuan tidak menyenangkan yang menimpa putrinya. Bagi Ramzi, membela Asila bukan sekadar melindungi individu, melainkan bentuk perlawanannya terhadap budaya bullying yang semakin merajalela.
“Pernah mengalami hal itu. Makanya ketika saya bekerja, misalnya di acara kompetisi saat banyak anak-anak di-bully, saya pasti akan bersuara (speak up). Bukan hanya untuk individunya, tapi untuk menentang perilakunya. Karena saya merasakan betul apa yang dirasakan Asila saat ini,” ungkap Ramzi dengan nada serius saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat.
Media Sosial dan Aura Negatif
Presenter yang kini juga mulai merambah dunia pemerintahan ini menyoroti bagaimana media sosial telah bertransformasi menjadi wadah yang penuh dengan energi negatif. Menurutnya, opini publik yang berkembang di dunia maya sering kali bersifat destruktif, tidak berdasar, dan hanya bertujuan untuk menjatuhkan mental seseorang tanpa mau melihat proses panjang yang telah dilalui sang artis.
“Untungnya, mental dia (Asila) sangat kuat. Dia sudah di tahap masa bodo dengan apa yang orang katakan,” tegas Ramzi. Ia bersyukur meski serangan komentar pedas terus berdatangan, putrinya tetap tegak berdiri dan fokus pada kariernya.
Dukungan Keluarga Sebagai Kekuatan Utama
Di balik ketangguhan Asila, ada peran besar dari sang ibu, Avi Basalamah. Ramzi mengakui bahwa istrinya adalah sosok yang paling dominan dalam menjaga stabilitas psikologis Asila. Keharmonisan keluarga menjadi benteng utama bagi Asila dalam menghadapi perundungan yang ia terima.
“Saya mungkin tidak banyak bicara, tapi Avi-lah yang menjaga mentalnya setiap hari. Namun, Asila sendiri sebenarnya sudah sangat paham dengan risiko dan dinamika yang ada di dunia hiburan ini,” tambahnya. Ramzi berharap segala kepahitan dan manisnya proses yang dilalui Asila di usianya yang menginjak 20 tahun akan menjadikannya pribadi yang lebih matang dan profesional di masa depan.
Kisah ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa di balik akun-akun media sosial yang kita komentari, ada manusia yang memiliki perasaan dan keluarga yang selalu mendukungnya. Proses menuju kedewasaan memang tak jarang harus melewati jalan terjal, dan Asila Maisa kini tengah membuktikan ketangguhannya dalam melewati ujian tersebut.