Rahasia Ikan Gabus: Superfood Lokal dengan Kandungan Protein Melampaui Rata-rata Menurut Pakar UGM
Senin, 15 Jun 2026 15:34 WIB
Kabarmalam.com — Selama ini mungkin banyak dari kita yang menganggap ikan gabus hanyalah penghuni rawa biasa yang jarang dilirik di meja makan. Namun, siapa sangka jika ikan yang sering ditemui di perairan berlumpur ini justru menyimpan rahasia nutrisi yang melampaui rata-rata ikan air tawar lainnya. Pakar dari Universitas Gadjah Mada (UGM) baru-baru ini mengungkap potensi besar ikan gabus sebagai kandidat kuat superfood lokal yang kaya manfaat.
Indun Dewi Puspita, S.P., M.Sc. Ph.D., seorang dosen di Teknologi Hasil Perikanan, Fakultas Pertanian UGM, menjelaskan bahwa ikan gabus memiliki keunggulan signifikan dalam hal kandungan protein. Jika rata-rata sumber protein hewani berada di kisaran 20 persen, ikan gabus mampu melesat dengan angka mencapai 23 hingga 25 persen. Meski memiliki segmen pasar yang spesifik, popularitasnya kian naik berkat kesadaran masyarakat akan manfaat kesehatannya yang luar biasa.
Kekuatan Albumin: Sang Penolong Regenerasi Sel
Salah satu alasan utama mengapa banyak orang memburu ikan ini adalah kandungan albuminnya yang melimpah. Albumin bukan sekadar protein biasa; ia memiliki peran krusial dalam menjaga keseimbangan cairan dalam darah, membantu distribusi zat gizi seperti vitamin dan mineral ke seluruh tubuh, hingga mempercepat proses penyembuhan luka melalui regenerasi sel.
Menariknya, Indun mengungkapkan bahwa tingginya kadar albumin pada ikan gabus merupakan hasil adaptasi alamiah. Habitat aslinya di rawa-rawa atau perairan berlumpur dengan kadar oksigen rendah memaksa tubuh ikan ini untuk berevolusi dan menghasilkan albumin yang lebih tinggi guna bertahan hidup. Inilah mengapa ikan gabus sering kali direkomendasikan bagi pasien pasca-operasi untuk mempercepat pemulihan fisik mereka secara alami.
Kandungan Nutrisi Lain dan Tips Pengolahan yang Tepat
Tak hanya albumin, ikan ini juga kaya akan asam lemak tak jenuh omega-3, vitamin, dan berbagai mineral penting. Walaupun kandungan omega-3 pada ikan laut secara umum masih lebih tinggi, untuk kategori ikan air tawar, gabus tetap memegang posisi juara dibandingkan rekan-rekan sehabitatnya.
Lalu, apakah mengonsumsi ekstrak ikan gabus sama efektifnya dengan memakan ikannya langsung? Indun dengan tegas menyarankan untuk mengonsumsi bentuk aslinya. “Dengan mengonsumsi ikannya langsung, kita bisa mendapatkan spektrum nutrisi yang lebih lengkap, termasuk asam lemak tak jenuh yang bermanfaat bagi tubuh,” tuturnya dalam keterangan resmi.
Namun, ada satu catatan penting bagi Anda yang ingin mengolahnya di rumah demi menjaga kesehatan keluarga. Untuk memastikan integritas nutrisinya tetap terjaga, hindari memasak ikan gabus dengan suhu yang terlalu tinggi. Teknik pengolahan seperti dikukus atau dijadikan sup bening jauh lebih disarankan agar protein dan zat gizi penting lainnya tidak rusak akibat paparan panas yang berlebihan.