Bogor Mencekam! Bentrok Suporter Persib dan Persija Pecah di Jalan Sholis, Dua Korban Dilarikan ke RS
Senin, 11 Mei 2026 01:03 WIB
Kabarmalam.com — Riuh pesta sepak bola yang seharusnya berakhir dengan sportivitas justru berujung pilu di Kota Hujan. Kawasan Jalan Raya Sholeh Iskandar (Sholis), Tanahsareal, Kota Bogor, berubah menjadi medan bentrok suporter antar dua kelompok pendukung klub raksasa Indonesia pada Minggu (10/5/2026) malam.
Insiden memilukan ini pecah saat kedua massa yang diduga merupakan pendukung Persija Jakarta dan Persib Bandung berpapasan di jalur yang sama. Akibat bentrokan tersebut, dua orang dilaporkan mengalami luka-luka cukup serius dan harus segera mendapatkan penanganan medis di rumah sakit terdekat.
Kronologi Kejadian di Kolong Underpass
Menurut keterangan Kapolsek Tanah Sareal, Kompol Doddy Rosjadi, keributan ini bermula ketika rombongan suporter sedang dalam perjalanan pulang setelah menghadiri acara nonton bareng (nobar). Kelompok yang menjadi korban diketahui sedang bergerak dari arah Warung Jambu menuju Parung.
“Saat korban melintas di kolong underpass Jalan Sholeh Iskandar, mereka berpapasan dengan massa suporter Persib. Serangan kemudian terjadi lantaran korban terlihat mengenakan atribut kaos Persija,” ungkap Kompol Doddy saat memberikan keterangan resmi.
Identitas Korban dan Kondisi Terkini
Berdasarkan data yang dihimpun tim di lapangan, dua korban yang terluka berasal dari kedua belah pihak yang berseteru. Saat ini, keduanya tengah menjalani perawatan intensif di RS Islam Budi Agung.
- DS: Anggota dari kelompok Viking.
- LND: Anggota dari kelompok Jakmania.
Kedua korban dilaporkan mengalami luka sobek dan memar di bagian tangan kanan serta pelipis kanan akibat hantaman benda tumpul dan lemparan batu saat persaingan sepak bola ini memanas di jalanan.
Lalu Lintas Lumpuh dan Aksi Lempar Batu
Kejadian ini sempat terekam dalam video amatir warga yang kemudian viral di media sosial. Dalam rekaman tersebut, terlihat iring-iringan konvoi sepeda motor yang memenuhi badan jalan, menyebabkan arus lalu lintas di belakangnya mengalami kemacetan total. Situasi semakin tidak terkendali ketika beberapa peserta konvoi turun dari kendaraan dan mulai melakukan aksi lempar batu ke arah lawan.
KBO Satlantas Polresta Bogor Kota, Iptu Lukito, mengonfirmasi bahwa kemacetan parah memang terjadi pasca-acara nobar tersebut. Pihaknya segera menerjunkan tim patroli gabungan bersama QR Polresta dan personel polsek untuk mengurai kepadatan kendaraan.
“Anggota sudah di lokasi untuk menenangkan situasi dan melakukan penguraian arus. Kelompok Viking atau Bobotoh tadi sebenarnya hanya melintas menuju arah Cilebut, namun gesekan tetap tidak terhindarkan,” jelas Iptu Lukito.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih berjaga di titik-titik rawan guna mengantisipasi adanya serangan balasan atau kerusuhan susulan di wilayah hukum Kota Bogor. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan menghindari jalur-jalur yang menjadi konsentrasi massa suporter guna menjaga keamanan bersama.