Rahasia Kebugaran Donald Trump: Alergi Olahraga Berat tapi Tetap Energik di Usia Senja
Kamis, 07 Mei 2026 05:35 WIB
Kabarmalam.com — Menjadi orang nomor satu di Amerika Serikat tentu menuntut stamina yang luar biasa. Namun, bagi Donald Trump, menjaga kondisi fisik di usia 79 tahun ternyata tidak dilakukan dengan keringat bercucuran di pusat kebugaran. Secara blak-blakan, Trump justru mengaku bahwa dirinya bukanlah penggemar aktivitas fisik konvensional yang menguras tenaga.
Satu Menit yang Penuh Canda
Pernyataan mengejutkan ini terlontar saat Trump memberikan sambutan di hadapan para atlet dalam acara penandatanganan proklamasi Bulan Kebugaran dan Olahraga Nasional di Oval Office. Di tengah suasana resmi tersebut, ia menyisipkan banyolan khasnya mengenai rutinitas harian yang jauh dari kata atletis.
“Saya bekerja sangat keras secara pribadi. Saya cukup sering berolahraga, mungkin maksimal satu menit sehari jika sedang ‘beruntung’,” ujar Trump yang disambut gelak tawa para hadirin, sebagaimana dilaporkan kembali oleh Kabarmalam.com dari sumber The Daily Beast.
Eksistensi Tanpa Treadmill: Olahraga itu Membosankan
Bagi banyak orang, aktivitas fisik adalah kunci umur panjang, namun Trump memiliki pandangan yang berbeda. Dalam sebuah wawancara mendalam, ia menegaskan bahwa dirinya tidak menemukan kesenangan dalam olahraga yang bersifat repetitif. Ia menganggap rutinitas seperti berlari di atas mesin sebagai sesuatu yang menjemukan.
“Saya tidak menyukainya. Itu membosankan,” ungkapnya tegas. Baginya, menghabiskan waktu berjam-jam di atas treadmill bukanlah pilihan hidup yang menarik untuk dijalani.
Golf dan Kebiasaan Berjalan di Kantor
Meskipun enggan menyentuh alat gim, Trump tidak sepenuhnya diam. Berdasarkan data pemeriksaan kesehatan terakhirnya, pria dengan tinggi sekitar 182 cm dan berat badan 101 kg ini tetap memiliki cara tersendiri untuk bergerak. Olahraga golf menjadi pelarian favoritnya setiap akhir pekan. Hobinya ini bahkan dipantau secara ketat oleh publik melalui situs pelacak khusus karena intensitasnya yang cukup tinggi.
Selain di lapangan hijau, para ajudannya mengungkapkan bahwa Trump kini lebih aktif bergerak di dalam Gedung Putih. Alih-alih terus duduk di balik meja kerja, ia lebih sering berdiri dan berjalan-jalan singkat. Langkah sederhana ini dilakukan bukan tanpa alasan medis. Tim medis kepresidenan menyebutkan bahwa Trump didiagnosa mengalami insufisiensi vena kronis, sebuah kondisi di mana sirkulasi darah dari kaki menuju jantung tidak berjalan optimal, sehingga berjalan kaki membantu mengurangi risiko pembengkakan.
Tanggapan Soal Tren Obat Pelangsing
Di tengah maraknya tren penggunaan obat untuk menurunkan berat badan yang populer di kalangan elit global, Trump juga tak luput dari pertanyaan tersebut. Ia menyadari bahwa banyak orang di lingkaran terdekatnya mulai menggunakan bantuan medis tersebut untuk menjaga penampilan.
Namun, ketika ditanya apakah ia sendiri ikut menggunakan obat diabetes atau penurun berat badan, Trump menjawab dengan santai. “Tidak, saya belum pernah mencobanya. Tapi, mungkin suatu saat saya harus mempertimbangkannya,” pungkasnya menutup pembicaraan dengan nada gurauan yang khas.