Ikuti Kami
kabarmalam.com

Teror di Distrik Pogoma: OPM Lekagak Telenggen Bakar Rumah Warga, Penduduk Puncak Papua Mengungsi

Husnul | kabarmalam.com
Senin, 13 Apr 2026 11:43 WIB
Teror di Distrik Pogoma: OPM Lekagak Telenggen Bakar Rumah Warga, Penduduk Puncak Papua Mengungsi

Kabarmalam.com — Gelombang kekerasan kembali menyelimuti wilayah pegunungan tengah Papua, memicu ketakutan mendalam di kalangan warga sipil. Kali ini, aksi anarkis yang dilakukan oleh kelompok bersenjata yang terafiliasi dengan Organisasi Papua Merdeka (OPM) di bawah komando Lekagak Telenggen dilaporkan telah menghanguskan sejumlah pemukiman warga di Kabupaten Puncak, Papua Tengah.

Insiden pembakaran rumah tinggal ini terjadi di Kampung Muara, Distrik Pogoma, pada Senin (13/4/2026) pagi. Suasana desa yang biasanya tenang mendadak mencekam saat kobaran api melalap bangunan milik penduduk setempat. Akibat serangan mendadak tersebut, puluhan warga terpaksa meninggalkan tempat tinggal mereka untuk menyelamatkan diri.

Eskalasi Konflik dan Proses Evakuasi

Kapen Koops TNI Habema, Letkol Inf Wirya Arthadiguna, mengonfirmasi bahwa saat ini tim di lapangan tengah berupaya menstabilkan situasi. Menurutnya, keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama di tengah ancaman gangguan keamanan yang terus dipicu oleh kelompok pimpinan Lekagak Telenggen tersebut.

Baca Juga  Revolusi Antrean Haji: Kemenhaj Godok Skema 'War Tiket' Namun Tetap Prioritaskan Jemaah Lama

“Sejumlah warga dilaporkan telah mengungsi ke lokasi yang lebih aman. Langkah ini diambil secara mandiri maupun dibantu petugas untuk menghindari potensi serangan lanjutan oleh kelompok OPM,” ungkap Letkol Wirya dalam keterangan resminya kepada media.

Respon Cepat TNI dan Pantauan Udara

Menanggapi laporan pembakaran tersebut, Tim Patroli Keamanan dari Koops TNI Habema segera dikerahkan menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP). Pihak TNI melakukan penyisiran intensif di sekitar area muara dan perkampungan guna memastikan keberadaan anggota kelompok bersenjata tersebut sekaligus memberikan proteksi kepada warga yang masih bertahan.

Dalam upaya pelacakan, aparat menggunakan teknologi drone untuk memetakan pergerakan lawan. Dari hasil pemantauan udara, terlihat sejumlah individu yang membawa senjata api di sekitar lokasi kejadian, memperkuat dugaan keterlibatan faksi bersenjata dalam perusakan fasilitas sipil ini.

Baca Juga  Data SNPMB 2026 Salah? Jangan Panik, Ini Cara Cepat Mengatasinya!

Penjagaan Ketat di Wilayah Puncak

Hingga saat ini, aparat gabungan masih bersiaga penuh untuk mendeteksi keberadaan para pelaku. Konflik Papua yang melibatkan faksi-faksi bersenjata memang seringkali menyasar fasilitas umum dan rumah warga sebagai bentuk intimidasi.

“TNI akan terus meningkatkan intensitas patroli keamanan untuk mencegah aksi serupa berulang kembali. Kami berkomitmen untuk memastikan stabilitas di wilayah Distrik Pogoma dan sekitarnya tetap terjaga,” tegas Letkol Wirya. Situasi di Puncak Papua kini dalam pengawasan ketat, sementara bantuan untuk para pengungsi mulai dikoordinasikan oleh pihak terkait guna meringankan beban mereka yang kehilangan tempat tinggal.

Tentang Penulis
Husnul
Husnul