Ikuti Kami
kabarmalam.com

Hati-hati Bakteri! Ini Batas Waktu Maksimal Menyimpan Telur Rebus di Kulkas Agar Tetap Sehat

Wahid | kabarmalam.com
Sabtu, 04 Jul 2026 12:34 WIB
Hati-hati Bakteri! Ini Batas Waktu Maksimal Menyimpan Telur Rebus di Kulkas Agar Tetap Sehat

Kabarmalam.com — Telur rebus sering kali menjadi andalan bagi banyak orang yang menginginkan asupan nutrisi praktis di tengah kesibukan. Baik untuk sarapan cepat maupun tambahan protein pada menu diet, telur rebus adalah primadona di meja makan. Namun, pernahkah Anda bertanya-tanya, berapa lama sebenarnya telur yang sudah matang ini bisa bertahan di dalam lemari es sebelum berubah menjadi sarang bakteri?

Menyimpan stok telur rebus memang memudahkan, tetapi ada aturan main yang tidak boleh diabaikan demi menjaga kesehatan tubuh. Alih-alih mendapatkan manfaat, mengonsumsi telur yang sudah melewati batas aman justru bisa memicu gangguan pencernaan yang serius.

Aturan 7 Hari: Batas Aman yang Wajib Diketahui

Menurut panduan dari United States Department of Agriculture (USDA), telur rebus—baik yang masih terbungkus cangkang maupun yang sudah dikupas—memiliki masa simpan maksimal selama tujuh hari jika disimpan dengan benar di dalam kulkas. Senada dengan hal tersebut, pakar spesialis gizi klinik, dr. Raissa E Djuanda, M.Gizi, SpGK, menegaskan bahwa satu minggu adalah waktu paling lama untuk menjamin kualitas telur tersebut.

Baca Juga  Aktor 'Sabretooth' Tyler Mane Berjuang Lawan Kanker Payudara: Dari Rasa Malu Hingga Menjadi Suara Kesadaran Pria

“Meskipun berada di dalam suhu dingin kulkas, pertumbuhan bakteri tetap bisa terjadi jika sudah melewati batas waktu tersebut,” jelas dr. Raissa. Jika nekat mengonsumsi telur yang sudah basi, risiko kontaminasi bakteri dapat menyebabkan gejala keracunan makanan seperti mual, muntah, diare, hingga kram perut dan demam.

Mengenali Tanda-tanda Telur Rebus yang Sudah Busuk

Jangan sesekali mencoba mencicipi telur hanya untuk memastikan kelayakannya. Cukup gunakan indra penciuman dan penglihatan Anda. Berikut adalah beberapa ciri telur rebus yang sudah tidak layak konsumsi:

  • Aroma Menyengat: Munculnya bau asam atau busuk yang tajam adalah sinyal kuat bahwa telur harus segera dibuang.
  • Tekstur Berlendir: Permukaan putih telur yang terasa licin, berlendir, atau seperti bertepung menandakan adanya aktivitas mikroorganisme.
  • Perubahan Warna: Jika putih telur mulai tampak kehijauan atau kusam, itu bisa menjadi indikasi pertumbuhan koloni bakteri.
Baca Juga  Mengintip Rahasia Centenarian Jepang: Bagaimana Mencapai Usia 100 Tahun dengan Kebiasaan Sederhana?

Tips Jitu Menyimpan Telur Rebus Agar Tetap Segar

Agar kualitas nutrisinya tetap terjaga, diperlukan tips dapur yang tepat dalam menangani penyimpanan telur rebus:

  1. Segera Dinginkan: Pastikan telur rebus dimasukkan ke dalam kulkas maksimal dua jam setelah matang. Membiarkannya terlalu lama di suhu ruang akan mempercepat pembusukan.
  2. Letakkan di Rak Dalam: Hindari menyimpan telur di rak pintu kulkas karena suhu di area tersebut sering berubah-ubah saat pintu dibuka-tutup. Simpanlah di rak bagian dalam yang suhunya lebih stabil (di bawah 4 derajat Celsius).
  3. Gunakan Wadah Kedap Udara: Untuk menjaga kelembapan dan mencegah penyerapan aroma makanan lain, simpan telur dalam wadah tertutup rapat.
  4. Jangan Dibekukan: Memasukkan telur rebus ke dalam freezer adalah kesalahan besar. Hal ini akan membuat tekstur putih telur menjadi kenyal seperti karet dan berair saat dicairkan.
Baca Juga  BGN Hentikan Pendaftaran Dapur Baru, Komisi IX DPR Dorong Evaluasi Menyeluruh Program Makan Bergizi Gratis

Mengapa Telur Rebus Sangat Baik untuk Anda?

Metode merebus dianggap sebagai salah satu cara terbaik mengolah protein alami karena tidak menambah asupan lemak jenuh seperti saat digoreng. Dengan hanya mengandung sekitar 77 kalori per butir, telur rebus menawarkan segudang manfaat:

  • Mendukung Penurunan Berat Badan: Kandungan proteinnya yang tinggi memberikan rasa kenyang lebih lama, sehingga efektif menekan nafsu makan berlebih.
  • Investasi Kesehatan Mata: Kandungan lutein dan zeaxanthin bertindak sebagai antioksidan yang melindungi fungsi penglihatan dari kerusakan jangka panjang.
  • Nutrisi Otak: Kehadiran kolin dalam telur membantu menjaga fungsi saraf dan meningkatkan konsentrasi, menjadikannya menu sarapan yang ideal untuk mengawali hari.

Dengan memahami batas waktu dan cara penyimpanan yang benar, Anda bisa terus menikmati kebaikan telur rebus tanpa perlu khawatir akan risiko kesehatan yang mengintai.

Tentang Penulis
Wahid
Wahid