Rayakan Hari Bhayangkara ke-80, Mensos Gus Ipul Beri Apresiasi Khusus Atas Dukungan Polri pada Program Sekolah Rakyat
Rabu, 01 Jul 2026 19:35 WIB
Kabarmalam.com — Di tengah gegap gempita perayaan Hari Bhayangkara ke-80, sebuah apresiasi mendalam mengalir dari Menteri Sosial Saifullah Yusuf, atau yang akrab disapa Gus Ipul. Dalam momen bersejarah tersebut, Gus Ipul secara khusus menyoroti peran vital Kepolisian Republik Indonesia (Polri) yang tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga menjadi pilar penting dalam menyukseskan program Sekolah Rakyat yang kini tengah digelorakan pemerintah.
Upacara dan syukuran yang berlangsung di Lapangan Nagara Janottama, Satlat Brimob Korbrimob Polri, Cikeas, Bogor, Jawa Barat pada Rabu (1/7/2026) ini mengusung tema ’80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat’. Kehadiran tokoh-tokoh penting negara, termasuk Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, menambah kekhidmatan acara yang dipandu langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Sinergi di Garis Depan Pendidikan
Gus Ipul mengungkapkan rasa terima kasihnya atas dedikasi personel kepolisian yang terjun langsung ke lapangan. Menurutnya, keberhasilan penguatan kedisiplinan di lingkungan Sekolah Rakyat tidak lepas dari tangan dingin anggota Polri dan TNI.
“Selamat Hari Bhayangkara ke-80 untuk Pak Kapolri dan seluruh jajarannya. Kami sangat berterima kasih atas dedikasi teman-teman kepolisian yang telah banyak membantu kami, bahu-membahu bersama TNI, terutama dalam memperkuat kedisiplinan para siswa di Sekolah Rakyat,” ujar Gus Ipul dalam keterangannya.
Kisah Haru Fikri: Dari Jalanan Menuju Masa Depan
Salah satu momen paling menyentuh dalam rangkaian acara tersebut adalah pemutaran video pendek tentang M. Fikri Ibrahim. Bocah berusia 6 tahun yang kini mengenyam pendidikan di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 4 Sumedang itu menjadi simbol perubahan nyata. Sebelum tersentuh program ini, Fikri harus menghabiskan hari-harinya memungut botol bekas di jalanan demi menyambung hidup, sebuah potret pilu yang sempat viral di media sosial.
Kini, wajah lusuh Fikri berganti dengan seragam bersih dan senyum optimis. Melalui pendampingan intensif dari tenaga kependidikan dan pengawasan lingkungan yang sehat, Fikri kini mendapatkan asupan gizi yang teratur dan pendidikan yang layak. Kisahnya adalah representasi dari ribuan anak lainnya yang kini memiliki harapan untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi melalui akses pendidikan yang merata.
Visi Presiden: Hukum Sebagai Pelindung Rakyat Kecil
Dalam amanatnya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa tantangan terbesar bangsa saat ini adalah kemiskinan yang masih menghantui. Ia menyebutkan bahwa akar dari penderitaan rakyat seringkali bermuara pada praktik korupsi, penyelundupan, dan aktivitas ekonomi ilegal.
“Hukum harus ditegakkan tanpa pandang bulu. Tidak boleh ada penyalahgunaan wewenang, dan tidak ada seorang pun yang kebal hukum di negeri ini. Saya tekankan, rakyat yang paling lemah harus mendapatkan perlindungan, dan mereka yang mencari keadilan wajib dilayani dengan sebaik-baiknya,” tegas Presiden Prabowo.
Acara ini juga menjadi ajang reuni para tokoh bangsa. Terlihat hadir Presiden ke-7 RI Joko Widodo, Wakil Presiden ke-10 RI Jusuf Kalla, Ketua DPR RI Puan Maharani, serta deretan menteri Kabinet Merah Putih lainnya yang turut memberikan penghormatan atas pengabdian delapan dekade Polri bagi ibu pertiwi.