Ikuti Kami
kabarmalam.com

Refleksi 80 Tahun Polri, Habib Aboe Bakar: Jadilah Solusi Nyata, Bukan Ancaman bagi Rakyat

Husnul | kabarmalam.com
Rabu, 01 Jul 2026 15:34 WIB
Refleksi 80 Tahun Polri, Habib Aboe Bakar: Jadilah Solusi Nyata, Bukan Ancaman bagi Rakyat

Kabarmalam.com — Momentum Hari Bhayangkara ke-80 menjadi catatan penting bagi perjalanan panjang Korps Bhayangkara dalam menjaga keamanan dan ketertiban di tanah air. Di tengah hiruk-pikuk perayaan yang digelar di Pusat Latihan (Satlat) Brimob, Cikeas, Jawa Barat, terselip harapan besar agar instansi ini semakin matang dan mengakar di hati masyarakat.

Anggota Komisi III DPR RI, Habib Aboe Bakar Alhabsyi, yang turut hadir dalam upacara tersebut, memberikan catatan kritis sekaligus apresiatif. Menurutnya, usia 80 tahun atau delapan dekade bukanlah waktu yang singkat. Ia menekankan bahwa Polri harus bertransformasi menjadi institusi yang jauh lebih humanis agar tidak ada lagi sekat yang memisahkan antara aparat dan warga sipil.

Baca Juga  Suara Mahasiswa Menggema, Massa UBK dan MH Thamrin Lakukan Long March Menuju Kawasan Patung Kuda

Slogan yang Harus Menjadi Fakta

Dalam pandangan Habib Aboe, tema besar ‘Polri untuk Masyarakat’ tidak boleh hanya berakhir sebagai pemanis spanduk atau sekadar jargon tahunan. Ia mendesak agar karakter mengayomi, melindungi, dan melayani benar-benar dirasakan kehadirannya secara nyata di lapangan.

“Jadi karakter mengayomi, melindungi, melayani itu harus benar-benar menjadi fakta, bukan hanya jadi slogan,” tegas politikus PKS tersebut saat ditemui di Satlat Brimob, Cikeas, Rabu (1/7/2026). Ia menginginkan masyarakat merasa tenang dan terbantu setiap kali berurusan dengan petugas kepolisian.

Tantangan Implementasi Hukum Baru

Selain soal pendekatan humanis, Habib Aboe juga menyoroti pentingnya kesiapan intelektual dan teknis seluruh jajaran kepolisian dalam menghadapi dinamika hukum terbaru. Dengan diberlakukannya KUHP dan KUHAP yang baru, Polri dituntut untuk memberikan edukasi yang merata hingga ke level terbawah.

Baca Juga  Semarak Hari Bhayangkara ke-80: Polda Metro Jaya Gelar Aksi Sosial dan Pesta Rakyat di Cisauk

Ia meminta agar pemahaman mengenai aturan-aturan baru ini tidak hanya menumpuk di tingkat pusat, tetapi juga dikuasai oleh petugas di tingkat Polsek. Hal ini krusial agar penegakan hukum di masyarakat tetap berjalan selaras dengan semangat keadilan dan transparansi.

Perang Melawan Judi Online dan Narkoba

Lebih lanjut, Habib Aboe mengingatkan Polri untuk terus berbenah diri dan membersihkan institusi dari oknum-oknum nakal. Ia memberikan peringatan keras agar jangan sampai ada petugas yang justru menjadi ‘pemain’ di balik layar dalam kasus-kasus ilegal yang meresahkan publik.

“Janganlah kita sebagai pengawas tapi kita jadi pemain. Malah dia sendiri justru yang terjebak dan itu harus dihukum berat,” ucapnya dengan nada tegas. Fokus utama Polri saat ini, menurutnya, adalah memberantas penyakit masyarakat seperti judi online dan peredaran narkoba yang kian mengkhawatirkan.

Baca Juga  Gagal Total! Maling di Depok Kepergok Warga Saat Bobol Tembok Bengkel Pakai Palu

Ia menutup pesannya dengan harapan agar Polri benar-benar menjadi solusi bagi setiap kerumitan hidup masyarakat, bukan justru menjadi momok yang menambah beban rakyat. Kedewasaan di usia 80 tahun diharapkan membawa Polri ke puncak performa sebagai garda terdepan keamanan nasional yang bersih dan profesional.

Tentang Penulis
Husnul
Husnul